PendidikanTNI - Polri - Brimob

Polres Bojonegoro Gelar Penyuluhan P4GN di Sekolah, Cegah Narkoba di Kalangan Pelajar

Share
Share

Bojonegoro, faktaperistiwanews.co – Polres Bojonegoro melalui Satuan Reserse Narkotika, Psikotropika dan Obat Berbahaya (Sat Reskoba) menggelar penyuluhan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) kepada siswa sekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bojonegoro bertempat di Aula MAN 1 jalan Munginsidi Kecamatan Kota Bojonegoro, Sabtu(11/6/2022) pagi tadi.

Kegiatan penyuluhan P4GN tersebut dihadiri Bripka Eddy Kurniawan, Pengatur Tk I, Hadi Sumono dari Sat Reskoba sekaligus sebagai narasumber, Waka Humas, Dr. H. Roli Abdul Rokhman, M.Ag, Waka Kurikulum MAN 1, Zainul dan siswa kelas X dan kelas XI.

Dalam sambutannya Dr. H. Roli Abdul Rokhman, M.Ag mengatakan penyuluhan yang bekerjasama dengan Sat Reskoba Polres Bojonegoro bertujuan untuk menjaga lingkungan sekolah dengan memberikan pemahaman tentang bahaya narkoba bagi generasi milenial.

Selain itu kegiatan ini sebagai upaya untuk mendukung program Polri dalam melaksanakan kegiatan pencegahan dan pemberantasan Narkoba khususnya di kalangan pelajar.

“Kita harap para siswa untuk mengikuti penyuluhan bahaya Narkoba ini dengan serius, antusias sehingga upaya yang kita lakukan ini diharapkan bisa membangun kemampuan dan ketahanan diri dari pengaruh narkoba,” kata Roli Abdul Rokhman.

Sementara di tempat yang sama, Bripka Eddy Kurniawan mengungkapkan generasi muda khususnya para pelajar baik SMP/MTs dan SMA/SMK/MA sebagai generasi penerus cita-cita bangsa, harus sejak dini dibekali pengetahuan tentang bahaya penyalahgunaan Narkoba, karena masa depan bangsa Indonesia ada di tangan generasi muda.

Lanjut Bripka Eddy, penyuluhan P4GN ini sebagai upaya yang terus menerus dilakukan oleh berbagai komponen masyarakat dan Pemerintah untuk mengindahkan masyarakat dari resiko penyalahgunaan adiksi narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya.

“Narkoba ini memiliki dampak yang negatif, salah satunya dapat menurunkan kesadaran, yang berujung pada hilang ingatan dan dapat menimbulkan ketergantungan. Oleh karena itu mari kita sama-sama saling mengingatkan dan menjauhi Narkoba,” ungkapnya.

Kemudian dilanjutkan penyampaian materi oleh Pengatur Tk I, Hadi Sumono antara lain pengertian Narkoba dimulai darai awal mula Narkoba di Indonesia, sifat Narkoba dan efek narkoba.

Pemateri juga menyampaikan beberapa faktor penyebab pengguna Narkoba,cara menghindari Narkoba dan sanksi hukum bagi penyalahguna Narkoba serta upaya pemerintah dalam menanggulangi Narkoba di Indonesia hingga upaya orang tua dalam mencegah anak agar tidak terjerumus kedalam penyalahguna Narkoba.

Dikonfirmasi awak media ini, Roli Abdul Rokhman mengatakan dengan adanya penyuluhan ini mengaku senang dan berterima kasih atas penyuluhan yang dilaksanakan Sat Reskoba Polres Bojonegoro di lingkungan pendidikan.

Ia berharap, materi penyuluhan yang disampaikan dapat diserap dengan baik oleh seluruh siswa MAN I ini.

“Terima kasih atas giat penyuluhan oleh Sat Reskoba Polres Bojonegoro, manfaatnya sangat besar bagi kami, terutama siswa-siswi kami,” pungkas Roli Abdul Rokhman. (red)

Share
Related Articles
NewsPendidikan

SISWA SMAN 1 KOTA KEDIRI BORONG 3 MEDALI PERUNGGU DI 10th EASTERN YOUTH CHESS CHAMPIONSHIP 2026 HAINAN CHINA

Kota Kediri || faktaperistiwanews.co - Membanggakan Prestasi internasional kembali ditorehkan Siswa SMAN...

NewsPendidikan

12 Siswa Trimurti Senior High School Borong 50 Medali di World Scholar’s Cup Bangkok 2026 

SURABAYA || faktaperistiwanews.co -  Prestasi membanggakan kembali ditorehkan para siswa SMA Trimurti Senior High School di ajang internasional. Sebanyak 12 siswa berhasil membawa pulang 50 medali dari World Scholar’s Cup (WSC) Bangkok Global Round 2026 yang berlangsung di Bangkok, Thailand.  Dari total perolehan tersebut, delegasi Trimurti sukses mengantongi 16 medali emas dan 34 medali perak. Kompetisi internasional itu berlangsung pada 28 Agustus hingga 2 September 2026 dan diikuti pelajar dari berbagai negara.  Para siswa Trimurti berkompetisi di kategori Senior Division. Mereka mengikuti empat cabang utama, yakni Scholar’s Challenge, Scholar’s Bowl, Team Debate, dan Collaborative Writing.  World Scholar’s Cup tidak hanya menguji kemampuan akademik. Para peserta juga ditantang mengembangkan kemampuan berpikir kritis, komunikasi, argumentasi, kreativitas, serta kemampuan bekerja sama dengan peserta dari berbagai negara.  Dalam Scholar’s Challenge, peserta menghadapi tantangan akademik lintas bidang. Sementara Scholar’s Bowl menguji kemampuan peserta bekerja dalam tim untuk menjawab berbagai pertanyaan secara cepat dan tepat.  Kemampuan menyampaikan gagasan dan mempertahankan argumentasi diuji melalui Team Debate. Adapun Collaborative Writing memberikan pengalaman kepada peserta untuk menghasilkan tulisan secara bersama-sama berdasarkan tema yang diberikan.  Pengalaman delegasi Trimurti di Bangkok tidak berhenti pada kompetisi utama. Selama Global Round, para siswa juga mengikuti berbagai kegiatan seperti Opening Ceremony, Scholar’s Scavenge, Debate School, Debate Showcase, Scholar’s Show, Cultural Fair, Closing Ceremony, dan Scholar’s Ball.  Salah satu kegiatan yang memberikan pengalaman berbeda adalah Scholar’s Scavenge. Para peserta menghadapi berbagai tantangan yang mendorong mereka untuk berkomunikasi, berkolaborasi, dan berinteraksi dengan peserta lain. ...

NewsPendidikan

SMKN 1 SEMEN KABUPATEN KEDIRI MENGUCAPKAN HUT RI KE 81

Kediri || faktaperistiwanews.co - Keluarga Besar SMKN 1 Semen Kabupaten Kediri Mengucapkan...