Pendidikan

Siswa SDN Wage 1 Taman Sidoarjo Raih Prestasi di HKN dan UlTAH Ke-13 Tahun Rumah Sakit Husada 

Share
Share

Sidoarjo, faktaperistiwanews.co.id – Memperingati Hari Kesehatan Nasional ke-57, Rumah Sakit Husada yang bertempat di desa Wage kecamatan Taman Kab Sidoarjo menggelar lomba melukis /menggambar dengan tema ” Pandemi Jadi Momentum Tranformasi Sistem Kesehatan di Tanah Air”

Peringatan Hari Kesehatan Nasional( HKN), yang sekaligus Ulang tahun Rumah Sakit Husada yang ke 13 tahun ini, turut dihadiri oleh beberapa pejabat dan pegawai insan kesehatan di lingkungan kerja Rumah Sakit Husada Wage Taman Sidoarjo.

Peringatan HKN ke-57 mengangkat tema “Sehat Negeriku, Tumbuh Indonesiaku”. Tema ini sengaja diangkat untuk menggambarkan bangkitnya semangat dan optimisme seluruh lapisan masyarakat Indonesia yang secara bersama, bahu membahu dan bergotong royong dalam menghadapi situasi pandemi COVID-19, sehingga masyarakat Indonesia dapat kembali beraktivitas dan produktif sehingga Indonesia kembali sehat dan kembali tumbuh.

Berawal dari semangat untuk bangkit dari keterpurukan akibat pandemi Covid-19, dari beberapa perlombaan yang digelar oleh Rumah Sakit Husada dalam memperingati HKN dan Ulang Tahunnya yang ke 13, salah satu siswa kelas Va dari SDN Wage 1 Taman Sidoarjo meraih prestasi yakni sebagai juara 3 lomba melukis/ menggambar dengan tema pentingnya menjaga kesehatan.

Ibu Nining Nurlaili sebagai guru kelas dan sekaligus pembimbing dari siswa peraih prestasi tersebut, ketika ditemui awak media ini mengatakan, “kami selaku guru pembimbing ikut merasa senang dan bangga karena anak didik kami dapat berprestasi walau masa pandemi belum usai sepenuhnya, namun semangat anak anak patut diapresiasi,” tandasnya.

Ditambahkan oleh Ibu Nining Nurlaili, “memang kami disekolah bukan hanya memberikan materi saja, namun berbagai upaya kesehatan terus dilakukan dalam bentuk preventif, deteksi, dan responsif kepada anak didik kami dengan harapan jumlah kasus menurun dan kesembuhan meningkat serta kematian dapat dicegah.”imbuhnya.

“Alhamdulillah saat ini Indonesia sudah bisa mengendalikan pandemi saat ini. Ini tidak mungkin terjadi tanpa dukungan, tanpa kerja keras dari seluruh insan kesehatan yang ada di desa Wage dan sekitarnya”.

Nining Nurlaili sebagai pendidik dan pembimbing berharap “semoga torehan prestasi anak didik kami kali ini menjadikan contoh bagi yang lain walaupun dimasa Pandemi Covid-19 ternyata dengan semangat belajar yang tinggi kita masih bisa mengukir prestasi.” Pungkasnya. (Bry)

Share
Related Articles
NewsPendidikan

SISWA SMAN 1 KOTA KEDIRI BORONG 3 MEDALI PERUNGGU DI 10th EASTERN YOUTH CHESS CHAMPIONSHIP 2026 HAINAN CHINA

Kota Kediri || faktaperistiwanews.co - Membanggakan Prestasi internasional kembali ditorehkan Siswa SMAN...

NewsPendidikan

12 Siswa Trimurti Senior High School Borong 50 Medali di World Scholar’s Cup Bangkok 2026 

SURABAYA || faktaperistiwanews.co -  Prestasi membanggakan kembali ditorehkan para siswa SMA Trimurti Senior High School di ajang internasional. Sebanyak 12 siswa berhasil membawa pulang 50 medali dari World Scholar’s Cup (WSC) Bangkok Global Round 2026 yang berlangsung di Bangkok, Thailand.  Dari total perolehan tersebut, delegasi Trimurti sukses mengantongi 16 medali emas dan 34 medali perak. Kompetisi internasional itu berlangsung pada 28 Agustus hingga 2 September 2026 dan diikuti pelajar dari berbagai negara.  Para siswa Trimurti berkompetisi di kategori Senior Division. Mereka mengikuti empat cabang utama, yakni Scholar’s Challenge, Scholar’s Bowl, Team Debate, dan Collaborative Writing.  World Scholar’s Cup tidak hanya menguji kemampuan akademik. Para peserta juga ditantang mengembangkan kemampuan berpikir kritis, komunikasi, argumentasi, kreativitas, serta kemampuan bekerja sama dengan peserta dari berbagai negara.  Dalam Scholar’s Challenge, peserta menghadapi tantangan akademik lintas bidang. Sementara Scholar’s Bowl menguji kemampuan peserta bekerja dalam tim untuk menjawab berbagai pertanyaan secara cepat dan tepat.  Kemampuan menyampaikan gagasan dan mempertahankan argumentasi diuji melalui Team Debate. Adapun Collaborative Writing memberikan pengalaman kepada peserta untuk menghasilkan tulisan secara bersama-sama berdasarkan tema yang diberikan.  Pengalaman delegasi Trimurti di Bangkok tidak berhenti pada kompetisi utama. Selama Global Round, para siswa juga mengikuti berbagai kegiatan seperti Opening Ceremony, Scholar’s Scavenge, Debate School, Debate Showcase, Scholar’s Show, Cultural Fair, Closing Ceremony, dan Scholar’s Ball.  Salah satu kegiatan yang memberikan pengalaman berbeda adalah Scholar’s Scavenge. Para peserta menghadapi berbagai tantangan yang mendorong mereka untuk berkomunikasi, berkolaborasi, dan berinteraksi dengan peserta lain. ...

NewsPendidikan

SMKN 1 SEMEN KABUPATEN KEDIRI MENGUCAPKAN HUT RI KE 81

Kediri || faktaperistiwanews.co - Keluarga Besar SMKN 1 Semen Kabupaten Kediri Mengucapkan...