Hukum dan KriminalNews

Polda Jatim Amankan Seorang Oknum PNS dan Enam Orang Lainnya Diduga Terlibat Pesta Pil Ekstasi

Share
Share

SURABAYA || faktaperistiwanews.co – Unit I Subdit I Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jawa Timur, mengungkap dan menangkap 7 (tujuh) orang penyalahgunaan Narkotika jenis Pil Ekstasi yang melibatkan oknum pegawai negeri silpil (PNS).

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto mengatakan dari hasil pengungkapan kasus Narkoba itu Polisi mengamankan 7 (Tujuh) orang yang diduga pelaku penyalahgunaan Narkoba.

“Ada 7 orang yang sudah diamankan dan dari ketujuh orang tersebut terdapat 1 oknum PNS,”kata Kombes Pol Dirmanto.

Masih kata Kombes Dirmanto, ketujuh orang yang diamankan Polisi, adalah inisial HP, (42) PNS warga  Tulungagung, DP  (43) pegawai honorer di Surabaya, warga  Krembangan, Surabaya, HED (33) karyawan JW Club & Karaoke, warga Medokan Semampir, Surabaya, dan AM (29) warga Karangrejo, Tulungagung.

Sedangkan tiga pelaku lain seorang wanita diantaranya, YWA  (25),warga Krembangan SBY,  kedua RAP  (32), warga  Kecamatan Sawahan dan terakhir DYA, (33), IRT, warga Gondanglegi, Malang.

Sementara itu Kasubdit I pada Ditresnarkoba Polda Jatim, AKBP Windy Syafutra mengungkapkan, bahwa pengungkapan dan penangkapan terhadap tujuh orang ini dilakukan di dalam room 9 salah satu tempat hiburan malam Jalan Kalibokor Selatan, Baratajaya, Kecamatan Gubeng Kota Surabaya.

“Pengungkapan pada hari Rabu tanggal 15 Mei 2024 sekitar pukul 20.30 WIB. Dari tujuh orang yang diamankan satu diantaranya pegawai negeri sipil,” kata Kasubdit I pada Ditresnarkoba Polda Jatim,Kamis (16/5).

Lebih jauh diterangkan, bahwa pengungkapan ini berdasarkan adanya laporan masyarakat sekitar yang melihat bahwa, tempat tersebut sering digunakan untuk penyalahgunaan narkotika jenis pil ekstasi.

Adapun barang bukti yang ditemukan pada saat dilakukan penangkapan yaitu  berupa Pil Extacy Pecahan kecil 2 butir, (sisa Penggunaan),   dengan berat Bersih 0.622 gram.

“Ketujuh orang tersebut Hasil Tes Urinenya Positif mengandung Methaphetamine dan Amphetamine,”jelas AKBP Windy.

Saat ini lanjut AKBP Windy, terhadap penyalahguna Narkotika tersebut akan dilakukan Proses Penyidikan lebih lanjut dan dikenakan Pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI NO. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo Pasal 55 KUHP.

“Selanjutnya para tersangka pelaku ini akan dilimpahkan ke BNNP Jawa Timur untuk dilakukan  Assessment TAT guna menentukan proses  hukum lebih lanjut,” pungkas AKBP Windy. (red)

Share
Related Articles
DaerahNews

Solar Bersubsidi Diduga Jadi Lahan Setoran, Kapolres Minahasa Ditantang Buka Terang

MINAHASA || Faktaperistiwanews.co - Dugaan praktik “setoran” dalam akses BBM jenis solar...

DaerahNews

Ketua DPC LPM Pontianak Utara Ajak Masyarakat Jadikan Maulid Nabi sebagai Momentum Meneladani Akhlak Rasulullah SAW…

M. Supandi: Maulid Nabi Bukan Sekadar Peringatan, tetapi Momentum Memperkuat Iman, Persaudaraan,...

DaerahNews

Perkuat Marwah Organisasi, DPP LPM KB Serahkan SK Kepengurusan kepada Agus untuk Bidang HumasAgus Dilantik Jadi Bidang Humas …

PONTIANAK || faktaperistiwanews.co – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Laskar Pemuda Melayu (LPM)...

DaerahNews

Sabung Ayam di Sea Moor Disorot, Awak Media Dihadang: Dugaan Perjudian dan Keterlibatan Oknum Aparat Minta Diusut

MINAHASA || Faktaperistiwanews.co - Aktivitas yang diduga merupakan perjudian sabung ayam kembali...