Belopa // faktaperistwanews.co – Bupati Luwu, H. Patahudding, menerima audiensi jajaran PT Vale Indonesia, Kampus Tani Jogja, dan Universitas Andi Djemma (Unanda) untuk membahas peluang pengembangan sektor pertanian dan peternakan di Kabupaten Luwu.
Audiensi tersebut berlangsung di ruang kerja Bupati Luwu, Kantor Bupati Luwu, Belopa, Kamis (1/10/2026).
Dalam pertemuan tersebut, dibahas rencana pemetaan atau survei awal terhadap sejumlah lokasi potensial yang dapat dikembangkan untuk sektor pertanian dan peternakan. Pemetaan ini menjadi langkah awal untuk melihat kesesuaian kondisi lahan dengan komoditas dan kegiatan usaha tani yang akan dikembangkan.
Selain pemetaan lokasi, para pihak juga membahas rencana pembuatan demplot atau kebun contoh di beberapa lokasi. Demplot tersebut nantinya dapat menjadi sarana pembelajaran bagi petani dengan menyesuaikan metode dan komoditas dengan kondisi lahan setempat.
Aspek pemasaran juga menjadi bagian dari pembahasan. Pengembangan komoditas pertanian diharapkan tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga diikuti dengan pembukaan akses pasar sehingga hasil pertanian petani memiliki saluran pemasaran yang lebih baik.
Dalam audiensi tersebut, Bupati Luwu juga meminta perhatian PT Vale terhadap kegiatan rehabilitasi daerah aliran sungai (DAS), khususnya sebagai bagian dari upaya pemulihan DAS dan mendukung penanganan risiko bencana di wilayah Kabupaten Luwu.
H. Patahudding menekankan pentingnya sinergi berbagai pihak dalam mendorong pengembangan sektor pertanian dan peternakan sekaligus memperkuat pengelolaan lingkungan dan mitigasi bencana.
Audiensi tersebut dihadiri Direktur Land Management PT Vale, H. Zaim, bersama Sudarmin dari Land Management PT Vale, Arif dari Kampus Tani Jogja, serta Dr. Abdul Rahman Nur, Dr. Taruna dan Herman Saputra dari Universitas Andi Djemma.(kominfo)







