NewsPendidikan

Universitas Bakrie Gelar Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Dalam Bentuk Pelatihan

Share
Share

JAKARTA, faktaperistiwanews.co.id – Dosen dan Mahasiswa Universitas Bakrie melakukan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Semester Ganjil 2021-2022 dalam bentuk pelatihan kepada Mitra Kegiatan yaitu Yayasan Radiyatan Mardiyah Prumpung yang terletak di Prumpung Jakarta Timur. Pelatihan dilaksanakan pada hari Sabtu, 9 Oktober 2021 secara daring menggunakan zoom meeting. Tema pelatihan yang dilakukan pada kesempatan tersebut adalah “Transparansi dan Akuntabilitas Entitas Berorientasi Non Laba (Yayasan) dari Perspektif Hukum, Komunikasi, dan Keuangan”. Demikian disampaikan Bu Jurica salah seorang narasumber pelatihan.

Tim PkM Universitas Bakrie terdiri dari tiga dosen yang berasal dari Program Studi Akuntansi, Komunikasi, dan Teknik Informatika, satu mahasiswa dari program studi akuntansi, dan satu alumni program studi Akuntansi, serta didukung satu dosen program studi Hubungan Internasional Universitas Bakrie yang memberi materi dari perspektif hukum.

Kegiatan PKM ini bertujuan memberikan pemahaman mengenai pentingnya transparansi dan akuntabilitas Yayasan dari perspektif hukum, komunikasi, dan keuangan. Pelatihan ini merupakan kegiatan PkM lanjutan dari Semester Genap 2020-2021 yaitu kegitan pelatihan yang pertama yang telah dilaksanakan sebelumnya yaitu pelatihan “Implementasi Pelaporan Keuangan Yayasan Berbasis Digital Berdasarkan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) 35”.

Acara kegiatan PKM dilakukan secara daring menggunakan aplikasi zoom dengan satu dosen dan satu mahasiswa yang berada di tempat pelatihan guna memberikan pengawasan dan bantuan terkait teknis pelaksanaan kegiatan kepada anggota dan pengurus yayasan. Peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah pengurus Yayasan Radiyatan Mardiyah (YRM). Pembicara pada kegiatan PKM ini berjumlah empat orang. Pembicara pertama yaitu Dr. Tuti Widiastuti, M.Si. dosen program studi Komunikasi dengan materi berjudul “Komunikasi dan Struktur Organisasi”. Pembicara kedua yaitu satu seorang pembicara tamu dengan latar belakang hukum, Bani Pamungkas, S.H., M.Si., MPA., C.L.A., CRMP dengan materi “Kerangka Regulasi Pendirian dan Pengelolaan Badan Hukum Yayasan”. Pembicara ketiga yaitu Dr. Jurica Lucyanda, S.E., M.Si dosen program studi Akuntansi yang memberikan materi mengenai “Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan Yasayan”. Pembicara keempat yaitu Berkah Iman Santoso, S.T., M.T yang memberikan penjelasan terkait penambahan software akuntansi yang sudah dibuat pada kegiatan PkM sebelumnya sebagai kontrol.

Setelah semua pembicara selesai memaparkan materi, dilakukan diskusi dan kegiatan tanya jawab guna terjadinya interaksi dua arah dengan peserta pelatihan. Peserta diberi kebebasan dalam bertanya, baik yang terkait materi pada hari itu ataupun pertanyaan mengenai kendala yang mereka hadapi saat mengguakan software akuntansi yang sedang mereka coba terapkan di Yayasan.

” Acara berlangsung dari pukul 09.30 sampai 13.00 WIB dan diakhiri dengan pembacaan doa oleh Pak Berkah “, pungkas Bu Jurica mengakhiri keterangan.

(Red)

Share
Related Articles
DaerahNews

Donasi Tembus Rp308 Juta, Lazismu Surabaya Buktikan Transparansi Penyaluran ke NTT

SURABAYA // faktaperistiwanews.co – Lazismu Kota Surabaya mengumumkan perolehan donasi untuk program...

DaerahNews

Maulid Nabi & Pisah Sambut Kepala Sekolah Baru SMKS Tira Rantetayo Berjalan Khidmat

Tana Toraja, Rantetayo || faktaperistiwanews.co - perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448...

NewsPendidikan

12 Siswa Trimurti Senior High School Borong 50 Medali di World Scholar’s Cup Bangkok 2026 

SURABAYA || faktaperistiwanews.co -  Prestasi membanggakan kembali ditorehkan para siswa SMA Trimurti Senior High School di ajang internasional. Sebanyak 12 siswa berhasil membawa pulang 50 medali dari World Scholar’s Cup (WSC) Bangkok Global Round 2026 yang berlangsung di Bangkok, Thailand.  Dari total perolehan tersebut, delegasi Trimurti sukses mengantongi 16 medali emas dan 34 medali perak. Kompetisi internasional itu berlangsung pada 28 Agustus hingga 2 September 2026 dan diikuti pelajar dari berbagai negara.  Para siswa Trimurti berkompetisi di kategori Senior Division. Mereka mengikuti empat cabang utama, yakni Scholar’s Challenge, Scholar’s Bowl, Team Debate, dan Collaborative Writing.  World Scholar’s Cup tidak hanya menguji kemampuan akademik. Para peserta juga ditantang mengembangkan kemampuan berpikir kritis, komunikasi, argumentasi, kreativitas, serta kemampuan bekerja sama dengan peserta dari berbagai negara.  Dalam Scholar’s Challenge, peserta menghadapi tantangan akademik lintas bidang. Sementara Scholar’s Bowl menguji kemampuan peserta bekerja dalam tim untuk menjawab berbagai pertanyaan secara cepat dan tepat.  Kemampuan menyampaikan gagasan dan mempertahankan argumentasi diuji melalui Team Debate. Adapun Collaborative Writing memberikan pengalaman kepada peserta untuk menghasilkan tulisan secara bersama-sama berdasarkan tema yang diberikan.  Pengalaman delegasi Trimurti di Bangkok tidak berhenti pada kompetisi utama. Selama Global Round, para siswa juga mengikuti berbagai kegiatan seperti Opening Ceremony, Scholar’s Scavenge, Debate School, Debate Showcase, Scholar’s Show, Cultural Fair, Closing Ceremony, dan Scholar’s Ball.  Salah satu kegiatan yang memberikan pengalaman berbeda adalah Scholar’s Scavenge. Para peserta menghadapi berbagai tantangan yang mendorong mereka untuk berkomunikasi, berkolaborasi, dan berinteraksi dengan peserta lain. ...

DaerahNews

Bupati Takalar Sidak Puskesmas Tanakeke: Warga Kurang Mampu Bakal Didaftarkan BPJS Ditanggung Pemda

TAKALAR || faktaperistiwanews.co — Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye melakukan sidak...