SUMENGKO GRESIK || faktaperistiwanews.co – Penangkalan Kondisi gorong-gorong Sungai di aliran desa sumengko ketika hujan dan banjir selalu air meluap sampai ke sawah sawah bahkan ke kampung sekitarnya ,
pada tanggal 3 Januari 2024 siang hari , sempat ada hujan deras , sehingga bisa meluap ke kampung maupun ke jalan raya , seandainya hujan lebat sampai se hari pasti akan mengakibatkan fatal ,Karena ada proyek pemerataan lahan serta warkop dipinggir jalan harus dibongkar ,karena guna untuk jalan untuk bego dalam pemerataan ,
tapi kenapa didalam proyek tersebut membuat gorong gorong sungai malah Diperkecil jalannya air ,sehingga hujan sebentar aja bisa membawa banjir ,.
Sudah semestinya Pemkab Gresik memperhatikan kondisi infrastruktur drainase kabupaten . Selain vital, daerah Kabupaten Hujan yang banyak dialiri sungai kecil sangat memerlukan drainase dan gorong-gorong yang sesuai dengan jumlah debit air yang dilaluinya. Jangan sampai, kondisi gorong-gorong yang kecil justru akan menghambat aliran air dan dapat memicu banjir.

Seperti kondisi gorong-gorong beton yang berada di Jalan desa sumengko Wringinanom
Selain kecil, culvert box tersebut juga sudah mengalami sedimentasi akibat jarang dilakukan pemeliharaan. Belum lagi, kondisi sungai yang sudah mengalami pendangkalan.
Mengatasi itu, langkah normalisasi sungai terus dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
yang di perum sumengko . . “Normalisasinya sebagian ada yang diusulkan melalui usulan dana pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD,
Normalisasi sungai mulai dari sungai raya kecamatan Wringin Anom sampai Legundi juga pernah diupayakan tapi masih kurang pengontrolan dari dinas terkait . Ujarnya ( Anang )





