SURABAYA // Faktaperistiwanews.co. – Kepala SD Tanwir Surabaya, Rokayah Abdillah, S.S., memimpin langsung penyerahan simbolis medali emas kejuaraan pencak silat tingkat nasional kepada dua siswi berprestasi di halaman sekolah, Kamis (16/7/2026) pagi. Prosesi apresiasi ini diselenggarakan di sela-sela pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hari keempat yang tengah melangsungkan demo ekstrakurikuler. Langkah ini diambil pihak sekolah sebagai bentuk penghargaan sekaligus upaya memantik motivasi berprestasi bagi seluruh siswa sejak dini.
Kedua pesilat cilik yang menerima penghargaan langsung dari kepala sekolah tersebut adalah Husna Miftah Fauziah yang kini naik ke kelas 6 dan Mutia Azka Suryana yang duduk di kelas 5. Keduanya sukses menyabet juara satu kategori tanding dalam ajang bergengsi Umsura National Silat Championship (UNSC) 2026.
Sesaat setelah memimpin jalannya seremoni penyerahan medali yang disambut riuh tepuk tangan ratusan siswa, Rokayah Abdillah harus segera bertolak meninggalkan sekolah karena tuntutan agenda rapat dinas yang mendesak di luar lembaga. Dampaknya, sesi wawancara mendalam bersama awak media terkait detail prestasi dan program pembinaan sekolah tidak dapat dihadiri oleh beliau secara langsung.
Keterangan pers akhirnya dipaparkan oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SD Tanwir Surabaya, Muhammad Ilham Thufail Al Imron, S.Ag. Pihaknya menyatakan kebanggaan yang luar biasa atas konsistensi latihan yang ditunjukkan kedua anak didiknya hingga mampu mengharumkan nama sekolah di tingkat nasional.

“Alhamdulillah, saya sebagai kesiswaan sangat terkesan atas kejuaraan Ananda Husna Miftah Fauziah yang waktu itu masih kelas 5 dan Ananda Mutia Azka Suryana yang waktu itu masih kelas 4. Prestasi Ananda ini patut diumumkan ke anak-anak supaya memberi semangat belajar, memberi semangat untuk berlatih, dan memberi semangat untuk selalu menjadi yang lebih baik,” tutur Ilham di area lapangan sekolah.
Di sisi lain, Ilham juga menjelaskan bahwa dinamika kegiatan MPLS di SD Tanwir yang dimulai sejak Senin (13/7/2026) lalu berjalan sangat kondusif. Agenda pembukaan di hari pertama ditandai dengan seremonial serta sambutan hangat kepala sekolah. Bagi siswa baru kelas 1, materi difokuskan pada metode bermain sambil belajar yang menyenangkan agar mereka cepat beradaptasi.
“Sedangkan untuk kelas 2 sampai kelas 6, kami juga menyisipkan materi-materi MPLS khusus seperti edukasi anti-bullying (anti-perundungan) serta pemahaman tata tertib sekolah. Kami ingin menjadikannya tolok ukur bahwa belajar di SD Tanwir itu membahagiakan,” jelas Ilham menutup sesi wawancara, seraya menambahkan bahwa penutupan MPLS dijadwalkan akan digelar pada Senin (19/7/2026) mendatang. (Ysf)





