Optimalisasi Aset Daerah, Dinas Perindakop UMKM Lakukan Penertiban Ruko Pasar Rakyat Rantetayo

647

Tana Toraja Sulsel || faktaperistiwanews.co – Senin 27 April 2026, Dinas koperasi usaha kecil dan menengah (UMKM), industri, dan perdagangan kabupaten tana toraja melaksanakan Rapat kegiatan penertiban dan pembinaan Ruko pasar Rakyat Rantetayo, Rapat bertujuan untuk menata dan memaksimalkan fungsi fasilitas pasar yang selama ini belum di manfaatkan secara optimal oleh penerima hak. Rapat diawali dengan Pembukaan Doa yang dipimpin oleh Ibu Gembala Berta Nipi’ selanjutnya, sambutan Pembukaan kegiatan di sampaikan langsung oleh Lurah Rantetayo yang menyambut baik yang dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) dalam upaya penataan kawasan pasar tersebut.

Dalam rangka mencari solusi terbaik penataan pasar. Diadakan rapat koordinasi yang dipimpin oleh Dari Dinas Perindakop UMKM, Sekertaris Camatan ( Sekcam) Rantetayo, dengan dihadiri oleh perwakilan Masyarakat, Dalam pemaparan Bapak Daut Duma’ selaku (sekcam) Rantetayo menekankan pentingnya pemanfaatan aset Daerah ini secara maksimal.

” Kita harus memastikan pasar Rantetayo berfungsi sebagaimana, mestinya.selain optimalisasi kebersihan lingkungan pasar juga harus selalu dijaga kerena sengat berkaitan erat dengan kesehatan Kita bersama,” tegas Daut Duma.

Sementara itu, perwakilan Dinas Koperasi, perindustrian, dan perdagangan ibu Andriani, memaparkan aturan main dan kebijakan yang berlaku. ia menegaskan bahwa segala tindak lanjut penertiban ini berdasarkan keputusan dan kebijakan Bupati Tana toraja. Mewajibkan pembayaran setiap penerima ruko wajib membayar retribusi atau pajak sesuai dengan peraturan Daerah yang berlaku dengan tarif yang ditetapkan Dinas menegaskan dengan tegas bahwa ruko-ruko tersebut TIDAK Di PERBOLEKAN untuk disewakan kepada pihak lain atau orang ketiga.

Ruko harus digunakan langsung oleh nama yang tertera sebagai penerima. Langka penerbitan ini dapat mengatasi masalah banyaknya unit ruko yang kosong atau tidak terpakai, sehingga pasar Rantetayo nantinya dapat menjadi kawasan ekonomi yang hidup, tertip demi kesejahteraan bersama.(Benyamin)