Nurhadi Komisi IX ” “JKN Bersama Gotong-Royong Semua Tertolong”

559

Kediri || Faktaperistiwanews.co – Anggota Komisi IX DPR RI Dapil VI, Nurhadi.S.Pd. dari Fraksi Partai NasDem terus mendorong masyarakat aktif menjadi peserta BPJS Kesehatan selaku badan atau lembaga yang menjalankan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Hal itu diungkapkan Nurhadi saat menggelar Sosialisasi program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dengan tema ” Transformasi Mutu Pelayanan Melalui Inovasi BPJS Kesehatan Untuk Memudahkan Akses Pelayanan Kesehatan kepada masyarakat”, bertempat di Balai Desa Pojok Kecamatan Wates Kabupaten Kediri, Jumat (10/02/2023).

Acara yang digelar di Gedung Serba Guna Balai Desa Pojok dihadiri , Nurhadi,S.Pd Komisi IX Anggota DPR RI, Tutus Novita Dewi Kepala Cabang Bpjs Kesehatan Kabupaten Kediri, David Sulakmono Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan (KPP), Darwanto Kepala Desa Pojok Kecamatan Wates Kabupaten Kediri , Drs. H Lutfi Mahmudiono Ketua DPD NasDem Kabupaten Kediri dan Anggota DPRD Kabupaten Kediri, Khusnul Arif Anggota DPRD Kabupaten Kediri serta tokoh Masyarakat wilayah Kecamatan Wates.

“Hari ini saya di Desa Pojok Kecamatan Wates Kabupatèn Kedirri dengan mengundang beberapa tokoh masyarakat di beberapa desa seputar Desa Pojok kita sampaikan bersama stakeholder terkait BPJS Kesehatan Kabupaten Kediri untuk menyampaikan, program-program terkini termasuk klarifikasi dan juga jawaban-jawaban dari berbagai pertanyaan warga yang hadir terkait kendala-kendala selama ini yang dihadapi,” urai Nurhadi.

“Hampir semua penyakit itu di backup oleh BPJS Kesehatan, maka bagi masyarakat yang kurang mampu ketika mengalami sakit yang cukup serius, biayanya bisa mencapai puluhan bahkan ratusan juta dan ini bisa di backup oleh negara dengan cara gotong royong tadi, jadi yang mampu ini juga melakukan iuran,” ucap Nurhadi.

Mengenai perbedaan iuran dan kelas, Nurhadi mengatakan, “Bedanya hanya di pelayanan kamar saja kalau masalah obat-obatan itu sama, pelayanan kamar saja dan ini dari pihak BPJS Kesehatan dan Kementerian Kesehatan masih melakukan uji coba terkait penyamarataan kelas dan, ini masih diujicoba di beberapa rumah sakit swasta dan pemerintah akan tetapi belum dilaksanakan sepenuhnya, ungkap Nurhadi.

Di tempat yang sama, Drs. Lutfi Mahmudiono Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Kediri yang juga Wakil ketua komisi I DPRD Kabupaten Kediri menyampaikan, Sosialisasi ini sangat penting bagi masyarakat, karena banyak masyarakat yang ketidaktahuannya tentang BPS ini perlu mendapatkan sosialisasi seperti ini !, jadi harapan saya dari pihak BPJS untuk secara periodik itu melakukan sosialisasi semacam dan ini bisa dilakukan, ucap Lutfi.

Dikarenakan ada anggota DPR RI kita yang barangkali nanti porsinya ke depannya harus ditambah, karena tadi kita dengarkan sendiri dari masyarakat itu banyak pertanyaan, berarti kesimpulannya sosialisasinya perlu ditingkatkan sehingga program-program BPJS kesehatan ini bisa diterima oleh masyarakat dan masyarakat paham, sehingga angka kepesertaannya itu bisa mendekati 100%, ungkap Lutfi.

Kepala Desa Pojok Kecamatan Wates Darwanto, sangat mengapresiasi kegiatan sosialisasi ini, terkait dengan sosialisasi BPJS yang dilaksanakan di Desa Pojok ini sangat baik dan ini saya sangat berterima kasih sekali karena apa yang disampaikan tadi sangat berguna untuk masyarakat, ucap Darwanto.

Darwanto menambahkan, terkait dengan kesehatan karena selama ini biaya perawatan kesehatan lumayan mahal dan dengan sosialisasi ini saya sangat mengapresiasi sekali dari BPJS untuk mensosialisasikan BPJS kesehatan, ucapnya.(Ban)