NewsTokoh

Jangan Pernah Bosan untuk Menyuarakan Kondisi Palestina

Share
Share

Oleh : Dede Farhan Aulawi

Bandung || faktaperistiwanews.co – Palestina bukan sekadar nama sebuah wilayah di peta dunia. Palestina adalah simbol luka kemanusiaan yang panjang, tempat di mana tangisan anak-anak, kehilangan keluarga, dan runtuhnya harapan menjadi kenyataan yang terus berulang dari waktu ke waktu. Di tengah dunia yang semakin sibuk dengan urusan masing-masing, ada satu hal yang tidak boleh padam dalam hati nurani manusia, yaitu kepedulian terhadap penderitaan rakyat Palestina.

Jangan pernah bosan untuk menyuarakan kondisi Palestina. Sebab diamnya dunia sering kali menjadi ruang nyaman bagi ketidakadilan untuk terus berlangsung. Ketika suara kemanusiaan berhenti terdengar, maka penderitaan akan semakin mudah dianggap biasa. Padahal tidak ada satu pun manusia yang pantas hidup dalam ketakutan, kehilangan hak hidup, dan bayang-bayang peperangan tanpa akhir.

Menyuarakan Palestina bukan berarti menebarkan kebencian kepada bangsa lain, melainkan membela nilai-nilai kemanusiaan yang universal. Ini adalah tentang keberpihakan terhadap hak hidup, hak merdeka, hak anak-anak untuk tumbuh dengan aman, dan hak setiap keluarga untuk hidup tanpa ancaman bom maupun kekerasan. Ketika seorang anak Palestina kehilangan rumahnya, sejatinya kemanusiaan dunia juga sedang kehilangan nuraninya.

Banyak orang bertanya, “Apa gunanya suara kecil kita?” Namun sejarah membuktikan bahwa perubahan besar sering dimulai dari suara-suara kecil yang tidak pernah menyerah. Dukungan moral, doa, edukasi, tulisan, diskusi, hingga penyebaran informasi yang benar adalah bentuk perjuangan yang memiliki arti. Kesadaran publik yang terus tumbuh dapat menekan lahirnya perhatian dunia internasional terhadap tragedi kemanusiaan yang terjadi.

Di era digital saat ini, suara memiliki kekuatan yang luar biasa. Satu tulisan dapat membuka mata ribuan orang. Satu unggahan dapat menggugah kepedulian banyak hati. Maka jangan lelah untuk terus berbicara tentang Palestina dengan cara yang bijak, santun, dan berlandaskan fakta. Jangan biarkan informasi palsu, propaganda, atau rasa apatis mengalahkan nilai kemanusiaan.

Kepedulian terhadap Palestina juga mengajarkan bahwa manusia tidak boleh kehilangan empati. Dunia akan menjadi tempat yang berbahaya ketika orang-orang baik memilih diam terhadap penderitaan orang lain. Karena itu, menjaga suara kepedulian berarti menjaga api nurani agar tetap hidup di tengah kerasnya zaman.

Suatu hari nanti, sejarah akan mencatat siapa saja yang memilih peduli dan siapa yang memilih menutup mata. Maka selama masih ada ketidakadilan, selama masih ada tangisan yang terdengar dari tanah Palestina, selama itu pula suara kemanusiaan harus terus disampaikan. Jangan pernah bosan menyuarakan Palestina. Sebab di balik setiap suara kepedulian, ada harapan yang sedang dijaga agar kemanusiaan tidak benar-benar mati.(Red)

Share
Related Articles
DaerahNews

Immanuel Pelealu Resmi Mendaftar Calon Hukum Tua Kokoleh Satu, Bawa Gagasan Pembangunan Desa

MINUT || Faktaperistiwanews.co - Immanuel Verdynand Pelealu, S.I.Kom., yang akrab disapa Ku,...

DaerahNews

KINERJA KAPOLRES BOLTIM DIPERTANYAKAN, DPN ELANG TIGA HAMBALANG DESAK KAPOLRI–KAPOLDA SULUT EVALUASI PENANGANAN GARINI DAN MINTU

Instruksi Presiden Soal Penertiban Tambang Ilegal, Penanganan Garini–Mintu Diminta Dibuka BOLTIM ||...

DaerahNews

Julien Kaunang Mendaftar Calon Hukum Tua Desa Mapanget, Usung Pemerintahan Bersih dan Transparan

MINUT || Faktaperistiwanews.co - Tahapan Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) serentak di Kabupaten...

DaerahNews

JELANG PUTUSAN, TERDAKWA BELUM DITAHAN — PUBLIK DESAK KEJATI KALBAR BUKA TERANG DASAR HUKUMNYA

PONTIANAK || faktaperistiwanews.co - Jum'at 18 September 20 26, Perkara dugaan pemalsuan...