Berpacu Dengan Waktu, Warga Kupang Segunting Gercep Selamatkan Rumah Dari Amukan Api

593

Surabaya // faktaperistiwanews.co – Siang itu, sekitar pukul 11.30 WIB, ketenangan di kawasan padat penduduk Kupang Segunting Gang 4, Tegalsari, terusik oleh kepulan asap hitam. Rahmat Margo Utomo, salah satu warga terdampak, yang saat itu berada di luar rumah, seketika memacu kendaraannya pulang setelah menerima kabar darurat dari ibunya. Setibanya di lokasi di nomor 25, ia mendapati api sudah membesar dan ibunya dalam kondisi syok berat tak berdaya.


Dalam situasi genting tersebut, Rahmat tidak tinggal diam. Ia segera menerobos ke dalam rumah untuk menyelamatkan barang-barang berharga yang mudah terbakar, sembari mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya. Di tengah kekacauan itu, ia mengakui bahwa faktor kepadatan hunian di lokasi kejadian membuat kekhawatiran merambatnya api ke rumah-rumah tetangga semakin besar.

Kecemasan warga sedikit mereda. Tak lama Ketika 12 unit Pemadam Kebakaran (PMK), dan 8 unit Rescue Kota Surabaya berangsur-angsur tiba di lokasi hanya berselang lima menit setelah kedatangannya. Selain kerja cepat petugas PMK yang dibantu dengan turunnya hujan, Rahmat merasa bersyukur api tidak sempat melalap bangunan utamanya lebih luas. Baginya, keterlambatan 5 hingga 10 menit saja bisa berakibat jauh lebih fatal bagi lingkungan tempat tinggalnya tersebut.


Pascapemadaman, koordinasi antarinstansi langsung dilakukan. Sejak pukul 15.30 WIB, berbagai pihak dari Pemkot Surabaya, jajaran Kodim, Kecamatan Tegalsari, Kelurahan, hingga BPD hadir di lokasi untuk melakukan rekonstruksi dan pendataan warga terdampak. Rahmat pun menyampaikan apresiasi tingginya terhadap gerak cepat petugas lapangan yang dinilai sangat krusial dalam mengendalikan situasi di tengah padatnya permukiman.(Ysf)