Khidmat Khotmil Qur’an dan Santunan 124 Anak Yatim Warnai Bulan Bung Karno di Surabaya

536

Surabaya || Faktaperistiwanews.co – Dalam suasana penuh khidmat dan kekeluargaan, Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Kota Surabaya menggelar kegiatan Khotmil Qur’an dan santunan kepada 124 anak yatim, Jumat (21/6/2025) siang. Kegiatan ini digelar di Kantor DPC PDI Perjuangan Surabaya, Jl. Setail No. 8, sebagai bagian dari peringatan Bulan Bung Karno, yang setiap tahunnya dirayakan pada bulan Juni.
Ketua Bamusi Surabaya, Abdul Ghoni Muklas Niam, S.Pd.I, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya seremonial, melainkan wujud rasa syukur dan penghormatan atas jasa besar Presiden Pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, yang lahir di Kota Surabaya 124 tahun lalu.
“Kita bersyukur kepada Allah SWT atas nikmat kemerdekaan yang salah satunya adalah buah perjuangan Bung Karno. Maka, khotmil Qur’an ini kita hadiahkan kepada beliau, agar Allah memberikan tempat terbaik di sisi-Nya,” ucap Abdul Ghoni.
Bulan Juni memang dikenal sebagai Bulan Bung Karno, sebagaimana ditetapkan oleh DPP PDI Perjuangan dalam agenda tahunan nasionalnya. Penetapan ini didasarkan pada tiga peristiwa penting: tanggal lahir Bung Karno (6 Juni 1901), tanggal wafat beliau (21 Juni 1970), dan momen pidato Lahirnya Pancasila yang disampaikan pada 1 Juni 1945.
Melalui kegiatan ini, Bamusi berupaya menanamkan kembali nilai-nilai kebangsaan dan spiritualitas Bung Karno kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
“Bung Karno adalah tokoh nasionalis religius. Kita ingin semangat beliau tetap hidup di tengah masyarakat, termasuk melalui ruang-ruang spiritual seperti ini,” lanjut Ghoni.

Sementara itu, Plt Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Yordan M. Batara Goa, menegaskan bahwa jumlah anak yatim yang disantuni bukanlah angka acak.
“124 anak yatim yang kita hadirkan hari ini mewakili usia kelahiran Bung Karno. Angka itu adalah simbol, bahwa perjuangan beliau masih hidup dan menyentuh masyarakat hingga kini,” ujar Yordan, yang juga anggota DPRD Jawa Timur.
Kegiatan berlangsung sejak pukul 13.00 hingga 17.00 WIB, dihadiri ratusan kader dan simpatisan PDI Perjuangan. Santunan diberikan secara langsung kepada anak-anak yatim, diselingi pembacaan doa bersama, dzikir, dan tadarus Al-Qur’an.
Sebagai sayap organisasi keagamaan PDI Perjuangan, Bamusi dikenal aktif dalam kegiatan dakwah kebangsaan yang menggabungkan nilai religius dan semangat nasionalisme. PDI Perjuangan sendiri dikenal sebagai partai dengan ideologi nasionalis-religius, sebagaimana sering disampaikan oleh Ketua Umumnya, Megawati Soekarnoputri, dalam berbagai forum resmi. (Wjy)