NewsPemerintahan

Kemensos RI Bagikan BLT Untuk Warga Di Surabaya

Share
Share

Surabaya | faktaperistiwanews.co – Penyaluran bantuan sosial PKH (Program Keluarga Harapan) dan BLT (Bantuan Langsung Tunai) Minyak Goreng disaksikan langsung Kementerian Sosial Republik Indonesia (Mensos RI), berserta Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Kecamatan Rungkut Surabaya.

Penyaluran bantuan BLT telah diberikan 200 KPM (Keluarga Penerima Manfaat) begitu diwarnai rasa terharu dan senang dengan diikuti Kadinsos Kota Surabaya Anna Fajriatin.

Mewakili Mensos RI Tri Rismaharini, Direktur Jenderal (Dirjen) Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos RI Pepen Nazaruddin menyampaikan, untuk BLT minyak goreng (Migor) merupakan kebijakan Presiden Joko Widodo meningkatkan daya beli masyarakat pra-sejahtera di tengah kenaikan harga selama Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Kami bersama Bapak Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan pencairan BLT minyak goreng untuk 3 bulan. Jadi, rinciannya, sebulan Rp. 100 ribu dan sekaligus pada bulan April 2022 ini Rp. 300 ribu,” katanya di Surabaya, Sabtu (16/4/2022).

Pepen menjelaskan, penyaluran BLT minyak goreng ini sudah dilakukan di seluruh Indonesia. Bahkan, saat kick off (memulai) sebelumnya dilaksanakan oleh Presiden Jokowi di Provinsi lainnya, wilayah Jambi kemudian diikuti seluruh Indonesia.

“Kita berharap, sebelum lebaran semua BLT minyak goreng bisa diterima masyarakat yang membutuhkan,” terangnya.

Selain BLT minyak goreng, Pepen bilang dalam waktu yang sama juga disalurkan bantuan PKH tahap kedua, juga BPNT untuk bulan April 2022 bagi warga Surabaya.

“Insya Allah, sehingga diharapkan bisa mencukupi untuk lebaran. Totalnya yang diterima sebanyak 85.328 masyarakat Kota Surabaya,” jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menuturkan, pihaknya telah mengucapkan terima kasih kepada Kemensos RI Tri Rismaharini atas bantuan yang diberikan kepada warga Kota Surabaya. Pastinya, data bansos yang turun dari Kemensos RI, sama dengan dibagikan hari ini.

“Insya Allah pembagian yang untuk Lansia (lanjut usia) nanti dari BNI (Bank Negara Indonesia) yang menyerahkan di tempat. Sedangkan, yang kuat bisa ambil sendiri,” ucapnya.

Eri Cahyadi meminta, KPM agar memanfaatkan bantuan yang diterima dengan bijak. Artinya, bantuan ini diharapkan agar dapat digunakan untuk kebutuhan pokok sehari-hari.

“Kami akan terus mendata dan akan kami berikan usaha agar bisa lepas dari MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah),” pintanya.

Dikatakan Eri, bagi warga yang belum mendapatkan bantuan sepatutnya bisa dilihat dahulu keadaannya.

“Jadi, apakah masyarakat pantas mendapatkan bantu ini atau tidak. Karena, setelah di survei pendataan dilanjutkan mengkroscek benar, maupun tidaknya,” pesannya. (vn/yud)

Share
Related Articles
DaerahNews

HIBAH MUJAHIDIN: PUBLIK MINTA HAKIM DAN JAKSA BEDAH SIAPA YANG BERWENANG, BUKAN HANYA SIAPA YANG MENGERJAKAN

PONTIANAK || faktaperistiwanews.co — 16 September 2026 Kehadiran H. Sutarmidji, mantan Gubernur...

DaerahNews

Papan Mini File Retak dan Pecah, Proyek Turap Gang Surya Mandiri Dipertanyakan…

PONTIANAK || faktaperistiwanews.co — 15 september 2026 Pelaksanaan pembangunan turap di Gang...

NewsTokoh

Politik Bersih, Sebuah Impian Rakyat

Oleh : Dede Farhan Aulawi Politik bersih adalah salah satu impian terbesar...