PENGABDIAN DI KAMPUNG KUSTA SUMBERGLAGAH: DOSEN UPN VETERAN JATIM DAN MAHASISWA MELAKSANAKAN PROGRAM KAMPUS MENGAJAR DI SDN TANJUNG KENONGO 2
MOJOKERTO, Faktaperistiwanews.co.id – Dusun Sumberglagah merupakan wilayah Kabupaten Mojokerto identik dengan lokasi penderita atau ex-kusta. Kepala desa Tanjung Kenongo Ahmad Hariadi menjelaskan Pemprov Jawa Timur tahun 1982 membebaskan tanah untuk membuatkan rumah bagi penderita kusta, kemudian mendirikan SDN Tanjung Kenongo 2 diatas tanah Dinas Sosial khusus bagi anak penderita kusta karena kalau sekolah di luar sering ada diskriminasi. Ia menambahkan SD Tanjungkenongo lebih banyak jumah gurunya daripada siswanya tapi mutunya masih rendah.
Branding Kusta dan Permasalahan mutu yang diungkapkan kepala desa tersebut, memotivasi Dosen UPVJT Endik Hidayat dan 8 Mahasiswa program kampus mengajar, membantu pendidikan di SDN Tanjungkenongo 2. Dosen UPVJT menuturkan Kami prihatin dengan kondisi SD Sumberglagah karena image kusta, terbatasnya fasilitas sekolah, dan kualitas pendidikan masih kurang. Hal ini terbukti SDN Tanjungkenongo 2 sepi peminat, karena jumlah siswa sedikit 20 siswa jengjang kelas 1 sampai kelas 6. Kondisi ini diperparah dengan sikap siswa yang kurang disiplin semisal tidak memakai seragam ke sekolah, lupa memakai masker, dan kemampuan baca dan numerik yang tidak merata sehingga masih ada siswa belum bisa baca tulis.
Endik Hidayat sebagai Dosen pembimbing kampus mengajar bersama mahasiswa menyusun kegiatan selama 5 bulan, dalam upaya membantu proses belajar mengajar SDN Tanjungkenogo 2. Berbagai kegiatan tersebut diantaranya adalah asistensi mengajar mulai kelas satu sampai kelas 6, kegiatan pondok romadhan, kerja bakti serta penghijauan lingkungan sekolah, bimbel tambahan, website sekolah, literasi digital, senam sehat serta kegiatan outboond sekitar sekolah, dan manajemen arsip-arsip sekolah. Terbukti setelah kegiatan ini selesai, kemampuan siswa didik seperti baca tulis hitung atau Calistung meningkat dan siswa juga mendapatkan pengalaman baru edukasi literasi digital ketika berinteraksi dengan kakak-kakak mahasiswa di sekolah.
Kepala Sekolah Suharno pada acara penutupan kegiatan kampus mengajar mengucapkan terima kasih kepada DPL Dosen UPNJT dan 8 mahasiswa yang banyak membantu proses belajar mengajar dan tata kelola sekolah di SDN Tanjungkenongo 2. Hal ini merupakan bentuk pengabdian bapak dosen dan adik-adik mahasiswa bagi pendidikan anak-anak ex-kusta, program Kemendikbud Ristek kampus mengajar adalah langkah awal merubah image kampung kusta, yakni aman bagi pengunjung dari luar wilayah meskipun ada beberapa wali murid yang bersikap tidak ramah dengan kedatangan orang baru seperti mahasiswa.(yud)



