Surabaya || faktaperistiwanews.co Lazismu Kota Surabaya terus mempererat ikatan kekeluargaan dengan organisasi Aisyiyah melalui berbagai aksi menyentuh hati. Pada Sabtu (14/3/2026), bertempat di Gedung Pusdam Surabaya, Jl. Wuni No.9, Ketabang, Kec. Genteng, kedua lembaga ini sukses menggelar pembinaan serta penyaluran santunan bagi ratusan ibu-ibu lansia. Kehadiran perwakilan dari lima kecamatan ini menjadi titik awal untuk memperkuat pondasi kasih sayang sesama di lingkungan warga Muhammadiyah.
Data Indeks Kedalaman Kemiskinan menunjukkan bahwa kelompok lanjut usia di perkotaan seringkali menjadi pihak yang paling terdampak oleh perubahan ekonomi. Dengan angka harapan hidup di Surabaya yang kini rata-rata berada di atas 70 tahun, kehadiran program seperti “Taman Lansia” menjadi sangat penting untuk memastikan mereka tidak merasa sendirian dan tetap mendapatkan kualitas hidup yang layak di hari tua.

Dalam percakapan di sela acara, Sekretaris Lazismu Surabaya, Achmad Rosyidi (Cak Ros), menekankan pentingnya menjaga kesejahteraan para lansia agar mereka bisa berfokus pada ibadah di bulan suci. “Kami ingin memastikan kesehatan dan kebutuhan mereka terjaga, sehingga ibadah Ramadan bisa dijalankan dengan khusyuk,” tuturnya. Program ini merupakan kelanjutan dari aksi berbagi takjil serempak yang sebelumnya telah menggerakkan seluruh kecamatan di Surabaya.
Gayung bersambut, Ketua PDA Surabaya Hj. Alifah Hikmawati menyambut baik jalinan kasih ini sebagai jalan untuk menggerakkan potensi kebaikan warga Aisyiyah. Ia menegaskan bahwa perhatian yang tulus ini membuktikan bahwa para lansia tetap menjadi prioritas yang dicintai oleh masyarakat. Targetnya, pada masa mendatang, Lazismu dapat menyentuh kehidupan lansia di seluruh pelosok Surabaya melalui pengelolaan dana umat yang jujur dan penuh amanah.(Dwipa)
