TUNGKAL ULU || faktaperistiwanews.co – Proyek peningkatan jalan dari Tanjung Tayas menuju , Kecamatan Tungkal Ulu, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi, kini menjadi sorotan di kalangan awak media Dan warga Dengan anggaran lebih dari Rp 4 miliar Lebih proyek ini justru menghadirkan kekecewaan besar: aspal hanya setebal 2 cm, panjang 1,2 km, dan kualitas memprihatinkan.
Kejadian di lapangan jelas menunjukkan adanya dugaan kuat penyimpangan. Berdasarkan standar umum Korupsinya Proyek Tersebut.
Namun proyek ini menghabiskan anggaran hampir tiga kali lipat, dengan hasil yang disebut warga “asal-asalan dan seperti proyek siluman dan Proyek Cacing kurap di Desa Tanjung Tayas.
“Ini bukan jalan, ini penghinaan terhadap uang rakyat. Empat miliar lebih tapi aspalnya tipis, kualitasnya buruk Di Desa tayas kec.Tungkal Ulu
seorang warga dengan nada Santai Proyek Asal Jadi
Jalan ini dibangun bukan untuk jangka panjang, tapi seperti proyek yang dikerjakan hanya untuk memenuhi syarat administrasi dan menguras anggaran korupsi proyek Tersebut.
Media Fakta peristiwa News Co Nasional ini secara tegas menyerukan kepada Kejaksaan Negeri Kabupaten Tanjung Jabung Barat, APIP, dan Dinas PUPR baik di kabupaten maupun provinsi, untuk segera turun dan membongkar proyek ini hingga ke akar-akarnya.
Audit teknis dan audit keuangan wajib dilakukan. Jika terbukti ada markup, manipulasi volume, atau penyimpangan spek, aparat harus menindak tegas! Jangan lindungi kontraktor nakal dan Oknum pejabat PUPR Melindungi pekerjaan kontraktor Pekerjaan Aspal Di desa Tayas kec.Tungkal Ulu
Uang Negara bukan milik pribadi. Ini uang rakyat! Jika proyek semacam ini terus dibiarkan, kerusakan Negara bukan karena bencana, tapi karena kebusukan sistem yang dilindungi Oknum pejabat diam-diam Terhadap Kontraktor
Warga Tanjung Tayas Kecewa, Proyek Pengaspalan Rp 4 Miliar Diduga Asal Jadi
(Afrizal)








