Peserta Didik SMK Ketintang Surabaya Ikuti ANBK, Kepsek: Sangat Bagus Peningkatan Mutu Sekolah

0 506

Surabaya | faktaperistiwanews – Siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Ketintang Kota Surabaya mengikuti Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) tahun 2022 memasuki gelombang ke-2 (dua).

Pelaksanaan ANBK tersebut, diadakan pada Rabu 31 Agustus, hingga Kamis 1 September 2022 dengan termonitoring oleh Pengawas dari Cabang Pendidikan (Cabdin) Provinsi Jawa Timur, Dra. Anastasia Moertodjo, M.T.

Pada pelaksanaan ANBK ini, pihaknya mengaku sangat bagus. Karena, hal demikian sebagai penilaian bukan hanya bagi siswa, tapi lebih mengarah pada peningkatan mutu sekolah.

“Jadi, ini bentuk sebagai mengukur tingkat literasi, maupun numerasi siswa,” ujar Kepala Sekolah (Kepsek) SMK Ketintang Kota Surabaya, Agung Nugroho, S.E., M.M., kepada faktaperistiwanews, Rabu (31/8/2022).

Kepala Sekolah SMK Ketintang Kota Surabaya, Agung Nugroho saat memantau pelaksanaan ANBK. (dok.FP News)

Demikian, Agung menyampaikan, dengan pelaksanaan ANBK seperti ini siswa akan menjadi terbiasa bukan hanya membaca soal pada ujian, tetapi banyak hal yang disampaikan, termasuk pemaknaan salah satunya adalah, survei lingkungan belajar.

“Ini kan intinya, terkait karakter siswa termasuk kualitas, maka semua menjadikan unsur peningkatan dan pengembangan mutu sekolah. Saya yakin, anak-anak merasa senang, dan tentu tidak ada beban,” katanya.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Kurikulum SMK Ketintang Kota Surabaya Vitha Cahyaningrum, S.Pd., mengatakan untuk peserta didik mengikuti ANBK terdiri dari 45 peserta didik utama, hingga 5 peserta didik sebagai cadangan.

“Nah, peserta didik kita dipilih secara random atau acak oleh dinas, dan tujuan itu mengikuti pelaksanaan ANBK ketentuan dari Kemendikbud Ristek RI dalam pemetaan mutu sistem pendidikan tingkat satuan pendidikan dasar, dan menengah menggunakan instrumen asesmen kompetensi minimum survei karakter, dan lingkungan belajar,” paparnya.

Pelaksanaan ANBK, lanjut Vitha, terdapat sesi pertama yang memakai sarana ruangan laboratorium SMK Ketintang Kota Surabaya.

“ANBK dilaksanakan pukul 07:30 WIB, sampai pukul 10:30 WIB berlangsung maksimal serta komputer digunakan para siswa tidak terdapat kendala dan berjalan lancar,” tambahnya.

Dra. Anastasia Moertodjo, M.T., Pengawas Cabang Pendidikan (Cabdin) Provinsi Jatim menambahkan, proses ANBK peran dari pada pengawas untuk memonitor dan penilaian bagi setiap sekolah agar pelaksanaan berlangsung realiable (dapat dipercaya). Ia menegaskan, memang untuk pengawasan harus dari luar sekolah supaya lebih ke transparan.

“Saya pastikan semua aktivitas ANBK berjalan sesuai rencana yang ada, mulai dari awal pelaksanaan, sampai hingga akhir nanti. Sehingga, quality control (pengendalian mutu) dipastikan agar tidak ada kendala,” pungkasnya. (uzi/adv)

Leave A Reply

Your email address will not be published.