Takalar || faktaperistiwanews.co – Pemerintah Kabupaten Takalar untuk pertama kalinya menggelar apel sore di Lapangan Upacara Kantor Bupati Takalar, Senin (10/8/2026). Sebelum apel dilaksanakan, kegiatan diawali dengan salat Ashar berjamaah.
Bupati Takalar, Daeng Manye, bertindak sebagai pembina apel yang diikuti para Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, serta staf lingkup Pemerintah Kabupaten Takalar.
Dalam arahannya, Bupati Daeng Manye menegaskan bahwa apel sore merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Takalar dalam meningkatkan kedisiplinan aparatur sekaligus memastikan kehadiran pegawai.
“Apel sore ini dilaksanakan untuk mengetahui kehadiran pegawai. Saya yakin ada pegawai yang tidak hadir tadi pagi dan sore ini hadir. Mari kita mengubah pola pikir untuk terus mendisiplinkan diri dan menanamkan dalam diri kita untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik,” tegasnya.
Bupati juga meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk lebih memperhatikan kedisiplinan, khususnya dalam hal kehadiran dan absensi. Ia menyebut masih ditemukan ASN yang tidak hadir maupun tidak melakukan absensi sebagaimana mestinya.
“Seminggu ke depan saya ingin melihat kehadiran dan absensi setiap organisasi, kecamatan, dan kelurahan. Untuk itu, kepada pimpinan masing-masing agar mengawasi absensi stafnya. Kehadiran harus di atas 95 persen. Bagi ASN yang tidak hadir, harus jelas apa alasannya. Bagaimana kita bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat kalau kita sendiri tidak disiplin? Ini yang harus kita ubah,” ujarnya.
Untuk itu, Bupati meminta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) meningkatkan pengawasan terhadap staf masing-masing. ASN yang belum menunjukkan kedisiplinan diharapkan diberikan teguran dan pembinaan sebagai bagian dari upaya meningkatkan disiplin dan kinerja aparatur.
Lebih lanjut, Daeng Manye mengingatkan bahwa tantangan pemerintahan ke depan akan semakin besar. Karena itu, seluruh ASN dituntut untuk siap menghadapi berbagai perubahan dan perkembangan agar mampu beradaptasi serta tidak tertinggal.
“Kita harus siap mengikuti alur perubahan yang terjadi. Tantangan ke depan semakin besar, sehingga kita harus terus beradaptasi dan meningkatkan kemampuan,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyinggung pelaksanaan Takalar Award yang digelar sehari sebelumnya. Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten Takalar kepada ASN yang dinilai menunjukkan dedikasi dan kinerja tinggi.
Daeng Manye berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi para penerima untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan kinerjanya. Di sisi lain, penghargaan itu diharapkan dapat mendorong ASN lainnya untuk terus meningkatkan kinerja sehingga berkesempatan memperoleh apresiasi serupa.
“Semoga apresiasi yang diberikan ini dapat semakin memicu peningkatan kinerja. Bagi yang belum mendapatkan penghargaan, jadikan ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kinerja agar ke depan bisa meraih penghargaan tersebut,” tutupnya. (Rahman)







