TANA TORAJA || faktaperistiwanews.co – 15 Januari 2026, Proyek Pembangunan Gedung kelas Baru sekolah Dasar Negeri ( SDN) 5 Rantetayo yang menggunakan dana alokasi Dana umum (DAU) tahun anggaran 2025 Dengan nilai anggaran Rp. 295.850 juta menuai sorotan tajam dari masyarakat setempat. berbagai kekuatiran dilontarkan terkait kualitas pembangunan yang dinilai tidak sesuai dengan standar yang diajukan pemerintah, bahkan diduga dilakukan secara asal-asalan.
” Berdasarkan informasi dan dokumen yang di peroleh dari masyarakat, beberapa poin utama menjadi perhatian Di antaranya ukuran tidak sesuai pemasangan tegel lantai yang tidak rapi dengan variasi warna yang tidak seragam mengindikasikan kemungkinan penggunaan material bekas pakai. Proyek ini dijalankan oleh CV. Bintang jaya Perkasa sebagai kontraktor. Dengan CV. ANTERA sebagai konsultan.

Masyarakat menilai kedua pihak tersebut perlu bertanggung jawab penuh atas kondisi pembangunan yang di temukan selain itu, juga muncul dugaan adanya potensi penyalagunaan anggaran negara mengingat besarnya nilai anggaran yang dikeluarkan namun tidak sesuai dengan hasil yang diperoleh di lapangan. “Kami sudah menunggu lama adanya pembangunan Gudung sekolah yang layak untuk anak – anak di sini namun dengan anggaran yang begitu besar hasilnya justru jauh dari ekspektasi. Jelas ada yang tidak beres dalam proses pembangunan,” ujar sala satu masyarakat Rantetayo ilham yang juga orang tua siswa di sekolah SDN 5 Rantetayo tersebut.
Beberap dokumen tasi kondisi pembangunan telah beredar di media sosial dan mendapatkan peratian luas dari masyarakat Toraja mapun di luar daerah banyak pihak yang menyampaikan kekuatiran dan mendesak pihak berwenang untuk segera melakukan tindakan. Masyarakat mengajak Dinas Pendidikan dan Dinas pekerjaan Umum (PU) kabupaten tana toraja bersama inspektorat kabupaten tana toraja untuk melakukan pengecekan langsung kelokasi proyek.
Mereka juga menuntut agar proses penyidikan dilakukan secara transparan paran dan objektif, serta mengambil tindakan jika di temukan adanya pelanggaran. ” Kami berharap pihak tidak melakukan pembiaran terhadap kasus ini Pembangunan sekolah adalah investasi untuk masa depan anak- anak kita. Sampai saat ini, tim wartawan. fakta peristawa com mencoba menghubungin pihak kontraktor, konsultan serta dinas terkait untuk mendapatkan tanggapan resmi namun hingga publikasi berita ini di buat, belum ada respon yang di terima Redaksi akan terus mengikuti perkembangan kasus ini dan memberikan informasi terbaru seiring dengan kemajuan penyidikan ini.(Benyamin)







