faktaperistiwanews.co
Dasar Pemikiran
Infrastruktur canggih yang dibangun saat ini sebenarnya bersifat rentan karena menyimpan potensi kegagalan yang dapat berakibat fatal karena semakin tergantungnya manusia pada teknologi yang bertanggung jawab pada hajat hidup orang banyak. Dengan semakin terintegrasinya pusat-pusat data maupun infrastruktur penting baik yang bersifat fisik maupun non-fisik ke dalam jaringan teknologi, selain memberikan kemudahan akses dan kontrol juga menempatkannya pada risiko keamanan baru. Risiko ini di antaranya bersumber dari adanya ancaman intrusi yang dilancarkan dari dunia maya yang mampu menembus sistem jaringan keamanan data dan informasi terhadap pusat dan infrastruktur penting tersebut.
Pada tingkat negara, serangan/perang dunia maya (cyber attack/cyber warfare) dianggap sebagai media yang sangat ampuh untuk mengguncang stabilitas keamanan negara karena memiliki karakterstik yang murah, mudah dijalankan, dan efektif mencapai hasil yang diharapkan. Sementara itu, upaya untuk menciptakan ketahanan terhadap serangan cyber tersebut lebih sulit untuk dilakukan disebabkan oleh adanya interkoneksi antara jaringan yang kompleks yang juga memberikan keleluasaan bagi aktor untuk bersembunyi dan melakukan serangan dari berbagai tempat di bumi ini. Lihat saja serangnag yang dilakukan oleh Hacker Bjorka saat ini.
Tujuan Pelatihan
Pelatihan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan dan wawasan kepada seluruh peserta terkait dengan peran dan fungsi intelijen siber dalam membantu mewujudkan keamanan nasional dari berbagai kemungkinan serangan siber dari berbagai negara.
Subjek Pembahasan
- Infrastruktur Teknologi Kontemporer
- Keamanan Siber dan Keamanan Nasional
- Teori dan Peran Intelijen
- Serangan Siber (Spesifik dan Acak)
- Kedudukan Intelijen Siber
- Media Sosial (Social Media Intelligence/SOCMINT)
- Information Traffic & Cyber Attack
Informasi lebih lanjut bisa menghubungi :
- Pak Tata : 0813 9466 0000
- Ibu Ines : 0821 2059 4014
