NewsPendidikan

Meet Parents SMU Trimurti Surabaya, Begini Penjelasannya

Share
Share

Surabaya || faktaperistiwanews.co – Guna menyambut ajaran baru kurikulum sekolah tahunan 2024 – 2025, Serta komunikasi yang intens dengan para Wali Murid, pihak sekolah SMU Trimurti Surabaya mengadakan kegiatan Parents Meeting untuk orang tua siswa kelas X dan XI di aula Pertemuan pada tanggal 20 Juli 2024, mulai pukul 09.00 pagi sampai selesei, yang mendatangkan juga pembicara DR. Yogi Anggraena, S.SI., M.Si dari Kemendikbudristek. Adapun salah satu tujuan dari Parents Meeting salah satunya yaitu sosialisasi Kurikulum Merdeka yang di canangkan oleh Pemerintah dalam dunia pendidikan saat ini.

Saat seasion pertama, Kepala Sekolah SMU Trimurti, Syarif Andri Setiawan , S.Kom memberikan pemaparan mengenai peran serta Keterlibatan orang tua dalam kurikulum merdeka yang berdasar pada Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 12 tahun 2024 tentang Kurikulum Pada Pendidikan Anak usia dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah yang wawasannya adalah Fokus Pada Muatan Esensial, yaitu pengurangan muatan wajib untuk memberi waktu pembelajaran yang lebih mendalam ,bermakna, dan terdiferensiasi relevan dengan tantangan zaman dan isu terkini, seperti perubahan iklim,literasi finansial,literasi digital, dan lterasi kesehatan. Fleksibel dan kontekstual, kurikulum bisa disesuaikan dengan karateristik sekolah dan murid serta konteks sosial budaya setempat. selanjutnya adalah Pengembangan Karakter, dimana pengembangan karakter siswa tidak hanya melalui mata pelajaran, tetapi juga pembelajaran yang bersifat aplikatif dan kolaboratif, seperti Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Dalam penjelasannya pula agar para wali murid bisa support,mendukung serta mengarahkan siswa dalam pembelajaran kurikulum merdeka agar bisa mengikuti perkembangan zaman dalam kemasyarakatan.

Pada acara inti berlangsung, DR. Yogi Anggraena, S.Si., M.Si
Plt Kepala Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Badan Standart, Kurikulum, Asesmen Pendidikan (BSKAP), Kemendikbudristek, juga memberikan wawasan bahwa, Pengembangan kurikulum bersifat dinamis, jadi bersifat pengembangannya mengikuti zaman, dan akan terus berubah, menyesuaikan, mengikuti iklim digitalisasi global serta IPTEK yang lebih maju. Contoh nya ketika dulu metode pendidikan menggunakan sistem menghafal dan di ulang ulang, skrng di abad 21 metode nya yaitu diterapkan utk di didik berkreativitas menemukan hal dan cara yang baru dalam suatu pembelajaran ,penyelesaian yang dapat menjawab perkembangan zaman. Waktu jumpa pers pasca kegiatan, beliau juga memberikan statment akan pentingnya kolaborasi orang tua siswa dengan pihak sekolah guna pembentukan karakter anak, serta dengan adanya kurikulum merdeka ini bisa memperkuat karakter anak guna menghadapi tantangan zaman. acara berlangsung hingga siang hari, dan di hadiri oleh ratusan wali siswa dari kelas XI dan X SMU Trimurti Surabaya (Wjy)

Share
Related Articles
DaerahNews

KINERJA KAPOLRES BOLTIM DIPERTANYAKAN, DPN ELANG TIGA HAMBALANG DESAK KAPOLRI–KAPOLDA SULUT EVALUASI PENANGANAN GARINI DAN MINTU

Instruksi Presiden Soal Penertiban Tambang Ilegal, Penanganan Garini–Mintu Diminta Dibuka BOLTIM ||...

DaerahNews

Julien Kaunang Mendaftar Calon Hukum Tua Desa Mapanget, Usung Pemerintahan Bersih dan Transparan

MINUT || Faktaperistiwanews.co - Tahapan Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) serentak di Kabupaten...

DaerahNews

JELANG PUTUSAN, TERDAKWA BELUM DITAHAN — PUBLIK DESAK KEJATI KALBAR BUKA TERANG DASAR HUKUMNYA

PONTIANAK || faktaperistiwanews.co - Jum'at 18 September 20 26, Perkara dugaan pemalsuan...

DaerahNews

Kurang dari 24 Jam, Satreskrim Polres Mitra Ungkap Curanmor di Pangu

MITRA || Faktaperistiwanews.co - Respons cepat aparat kepolisian kembali ditunjukkan jajaran Polres...