TNI - Polri - Brimob

Laga Klasik, Kapolsek Klari Sampai Turun Tangan Amankan Para Suporter

Share
Share

Karawang,faktaperistiwanews.co.id – Demi menjaga Kamtibmas di wilayah Kecamatan Klari saat berlangsungnya pertandingan sepakbola antara Persib Bandung vs Persija Jakarta yang disiarkan pukul 21.00 Wib (20/11), Kapolsek Klari Polres Karawang pimpin langsung Ops gabungan TNI- Polri untuk mengantisipasi terjadinya bentrokan antara suporter Viking dan The Jack Mania.

Pertandingan kedua klub sepakbola ini memang sarat akan gengsi, mengingat keduanya memiliki suporter yang cukup fanatik, tak heran kedua suporter ini setia membela klub masing-masing baik didalam maupun diluar lapangan.

Kapolsek Klari Polres Karawang Kompol Ricky Adipratama yang saat itu ditemani Kanit Intelkan Iptu Alben Samosir bersama anggota gabungan menggelar Ops Woro-woro ditengah PPKM dan KRYD di malam hari Sabtu (20/11) sekitar pukul 22.00 Wib.

Saat anggota gabungan menyisir Perum Terangsari yang berada di Desa Cibalongsari, terlihat para suporter Viking dan The Jack Mania yang sedang melakukan nonton bareng (Nobar) dengan damai di gedung serbaguna Rw 07, para suporter yang sedang Nobar didampingi oleh Yuda Setyo selaku panitia penyelenggara Nobar, Ali Murtomo Kadus Perum Terangsari dan Maswanto Ketua Rt 17/ Rw 11.

Anggota gabungan segera melakukan tindakan pengamanan terbuka dan tertutup dilokasi Nobar serta melakukan himbauan kepada Ketua Panitia Penyelenggara Nobar dan para suporter agar dalam melasanakan Nobar tetap mematuhi prokes covid-19.

Kapolsek Klari Kompol Ricky Adipratama juga menjelaskan bahwa anggota gabungan juga sudah menghimbau kepada para suporter agar sewaktu melaksanakan Nobar agar tetap menjaga kondusifitas wilayah kecamatan klari, ucapnya.

Kapolsek melanjutkan, “mohon agar setelah selesai Nobar para suporter langsung segera pulang ke rumahnya masing-masing dengan tertib dengan tidak melakukan konvoi atau euforia secara berlebihan,”

“Eksperi euforia atas kemenangan klub sepakbola kesayangan kita sah-sah saja, selama itu masih dalam batas kewajaran didalam seremonialnya,” tegasnya.

Filosofi sepakbola sejatinya mengajarkan kita tentang kesadaran yang selalu melekat, bahwa lawan bertanding adalah kawan bertanding yang diikat oleh persaudaraan olahraga, hal ini akan merupakan sikap mental yang menunjukan martabat ksatria pada olahraga.

Sepakbola juga mengajarkan kita tentang persahabatan tanpa memandang ras, suku dan budaya.

Share
Related Articles
NewsTNI - Polri - Brimob

Polda Sulut Bersama TAA Korlantas Polri Usut Kecelakaan Drag Race di Kotamobagu, Penyidikan Berlangsung Transparan

MANADO || Faktaperistiwanews.co - Polda Sulawesi Utara (Sulut) bersama Tim TAA Korlantas...

NewsTNI - Polri - Brimob

Kapolda Sulut Cek Pembangunan Satpas Polres Minsel, Pastikan Pelayanan SIM Lebih Representatif

MINSEL || Faktaperistiwanews.co - Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Roycke Harry Langie...

NewsTNI - Polri - Brimob

Kapolda Sulut Melayat ke Rumah Duka dan Besuk Korban Kecelakaan Drag Race di Kotamobagu

​KOTAMOBAGU || Faktaperistiwanews.co - Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Roycke Harry Langie,...

NewsTNI - Polri - Brimob

Sertijab Wakapolres dan PJU Polres Minahasa, Komitmen Perkuat Pelayanan Presisi Kepada Masyarakat

MINAHASA || Faktaperistiwanews.co -Kepolisian Resor (Polres) Minahasa melaksanakan upacara Serah Terima Jabatan...