Takalar || faktaperistiwanews.co – Kepala Bidang pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Takalar, A. Gunawan, mendorong insan pers yang bermitra dengan pemerintah daerah untuk lebih proaktif dalam memproduksi berita tanpa harus menunggu rilis resmi dari Humas.
Hal tersebut disampaikannya sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas dan keberagaman pemberitaan di Kabupaten Takalar.
Menurutnya, mulai tahun ini akan diterapkan pola baru dalam penyampaian informasi kegiatan pimpinan daerah.
Diskominfo nantinya hanya akan membagikan agenda atau jadwal kegiatan pimpinan sebagai pedoman peliputan, sementara pengembangan materi berita sepenuhnya dilakukan oleh masing-masing media berdasarkan hasil liputan di lapangan.
“Kami berharap teman-teman pers lebih proaktif membuat berita dan tidak lagi menunggu rilis dari Humas. Ke depan, kami hanya memberikan agenda jadwal kegiatan pimpinan untuk dipedomani. Silakan dikembangkan sesuai hasil liputan masing-masing,” ujar A. Gunawan.
Ia menjelaskan, kebijakan tersebut diterapkan untuk menghindari duplikasi pemberitaan yang selama ini cenderung hanya menyalin dan menempel (copy-paste) rilis yang sama di berbagai media.
Dengan pola baru ini, diharapkan setiap media mampu menghadirkan sudut pandang dan pengayaan informasi yang berbeda.
Lebih lanjut, A. Gunawan juga mengklarifikasi isu yang berkembang terkait dugaan intervensi terhadap media.
Ia menegaskan bahwa koordinasi yang dilakukan selama ini semata-mata bertujuan mengatur distribusi Isu agar tidak seluruh media memuat topik yang sama, sementara masih banyak program dan kegiatan Pemerintah Kabupaten Takalar yang perlu dipublikasikan secara merata.
Ia menambahkan, langkah koordinasi tersebut justru dimaksudkan untuk menciptakan keseimbangan pemberitaan sehingga berbagai program dan capaian Pemerintah Kabupaten Takalar dapat terekspos lebih luas dan proporsional.
Dengan pola baru ini, Diskominfo berharap kemitraan bersama insan pers semakin profesional, produktif, serta mampu menghadirkan informasi yang beragam dan berkualitas bagi masyarakat, sejalan dengan semangat transformasi pemerintahan ke arah yang lebih baik.(*Rahman)







