Antusias Momen HAN, Komisi D DPRD Surabaya Tjutjuk Supariono: Berikan Kebebasan Minat Bakat Pada Anak

520

Surabaya | faktaperistiwanews.co – Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2022, mendapat perhatian dari Anggota Komisi D Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) DPRD Kota Surabaya, Tjutjuk Supariono untuk lebih menekankan stop kekerasan terhadap anak.

“Saya apresiasi rangkaian HAN tahun ini, terdapat pertunjukan fashion show dengan menampilkan bakat anak inklusi. Ini menunjukkan Kota Surabaya selain ramah terhadap anak, juga ramah bagi anak-anak inklusi,” ujar Tjutjuk Supariono saat diwawancarai, Rabu (27/7/2022).

“Jadi, ini terus tumbuh dikembangkan bagi mereka. Terlebih, pihaknya kembali menyarankan agar ramah dan lebih ditekankan stop kekerasan terhadap anak bisa maksimal. Kita, pemkot bersama warga kota Surabaya juga turut berikrar,” paparnya.

Untuk momen HAN ini, bagi dia, sangat luar biasa pada tahun sekarang. Sebagaimana Surabaya dapat bisa berkumpul secara offline setelah melewati pandemi Covid19 selama 2 tahun lalu.

“Peringatan HAN ini menjadi tolok ukur bagi kita. Ya, dapat memberikan kesempatan anak menumbuh kembangkan bakat, minat melalui skill mereka masing-masing,” ucap Bro Tjutjuk.

Ketua Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Surabaya juga berharap, dalam momen HAN, bagi orang tua tidak lagi harus memaksakan kehendak kepada anak. Mereka bisa diberikan kesempatan bakat yang dimiliki oleh anak. Jadi, lebih baik beri kebebasan mereka, tinggal orang tua mengarahkan minat ataupun bakat anak yang ditempuhnya.

“Ketika selagi bakat yang diambil atau dimiliki anak pasti disukainya dari sisi positifnya. Nanti si anak inilah yang menentukan masa depannya. Karena, tingkat kecerdasan masing anak-anak jelaslah berbeda, baik mempunyai kecerdasan akademis, linguistik, dan kinetik, hingga musik. Ini perlunya orang tua mendukung mereka,” imbuh Bro Tjutjuk.

Tjutjuk menambahkan, pada intinya manusia terlahir di dunia mempunyai minat hingga bakat berbeda ataupun sendiri-sendiri. Oleh karenanya, kami himbau kepada seluruh orang tua biarlah anak menentukan jalan sendiri, tanpa harus dipaksakan.

“Kita hanya sebagai orang tua tinggal hanya mengarahkan mereka ke jalan yang benar sampai meraih kesuksesan,” pungkasnya. (uzi/yud)