Tak Tahu Keberadaan Perusahaan Laundry Terdapat Limbah Asap Cerobong Diwilayahnya, Ini Kata Camat Tambaksari Surabaya

Surabaya || faktaperistiwanews.co – Camat Tambaksari Surabaya Laksita Rini Sevriani mengatakan bahwa, terkait keberadaan perusahaan laundry terdapat limbah asap yang keluar dari cerobong di wilayah Jalan Kalikepiting Surabaya itu pihaknya tak mengetahuinya.

“Selama ini, kita nggak ada laporan. Kita nggak tahu memang. Iya, kita menunggu ada laporan dulu. Kalau tidak ada laporan z berarti kita anggap semuanya baik-baik saja,” ungkap Camat Laksita Rini saat dikonfirmasi, Kamis (23/2).

Dengan perusahaan laundry itu, disampaikan kembali, untuk lebih detail disebutkannya tetap tidak tahu. Karena, mungkin saja blower dan penggunaan dengan bahan baku kayu di bakar.

“Itu mungkin, prosesnya memakai kayu di bakar yang kemudian keluar asap pada cerobong,” kata Camat Rini dijumpai, seusai menghadiri rapat dengar pendapat atau hearing di ruang Komisi C DPRD Surabaya kemarin (22/2).

Disinggung terkait apakah pihaknya mengetahui terdapat perusahaan laundry yang mengeluarkan limbah asap melalui cerobong itu, disebutkan Rini, diketahui adanya hal tersebut berdasarkan dari pengaduan warga sekitar.

“Sempat yang semula cerobong ukuran pendek, dari perusahaan laundry diperbaiki dan ditinggikan,” ujarnya.

Mengenai keberadaan limbah asap yang keluar melalui cerobong laundry apakah terapat sanksi, Rini menuturkan, kalau sanksi yang menentukan pelanggaran pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya.

“Kami tingkat Kecamatan, hanya menerima laporan pengaduan warga. Setelah itu melakukan pengecekan lokasi, dan koordinasikan dengan DLH Surabaya. Ya kita hanya sebatas itu saja,” jelasnya.

Rini menyampaikan, terkait perizinan dari perusahaan laundry semuanya lengkap. Namun, ada sedikit terkendala perbaikan cerobong asap.

“Jadi, ada perbaikan yang dimungkinkan timbulnya asap keluar pada cerobong hingga muncul bau menyengat,” imbuh dia.

Setelah nanti ada perbaikan dari perusahaan laundry pada cerobong asap, DLH Surabaya akan mengecek di lokasi. Hingga Kecamatan Tambaksari Surabaya menunggu rekomendasi itu.

“Kami lihat dan menunggu perkembangannya bagaimana,” sebut Rini. (uzi/yud)