Sorotan Tak Ada Papan Proyek Di TPA Tana Malea, Anggaran Rahasia, Dugaan Potensi Penyimpangan Kembali Mencuat

Tana Toraja || faktaperistiwanews.co – Senin 23/03/2026), Pembangunan gedung di tempat pembuangan Akhir ( TPA) tana malea kelurahan padang iring, kecamatan Rantetayo, kabupaten tana toraja, semakin mengundang pertanyaan pasalnya hingga saat ini tidak ada satupun papan informasi Proyek yang terpasang di lokasi, sementara besaran anggaran yang digunakan juga tidak pernah di umumkan secara terbuka. kondisi ini membuat masalah khawatir dan mengindikasikan potensi penyimpangan dalam pengelolaan dana publik.

” Setelah di lakukan pantauan langsung di lokasi pembangunan, bahwa tidak ada papan informasi apapun yang dipajang terkait proyek ini. Padahal, berdasarkan, undang -undang nomor 14 tahun 2028 tentang keterbukaan informasi publik peraturan penggunaan pemerintah, setiap proyek yang menggunakan uang rakyat wajib menampilkan papan informasi yang mencakup nama kegiatan, volume pekerjaan, sumber anggaran, jangka waktu, No kontrak, dan pihak yang bertanggung jawab. Kita lihat pekerjaan yang sedang berjalan, tapi tidak tahu proyek seolah-olah pihak yang menangani mau menyembunyikan sesuatu,” ungkap seorang warga lokal, BY ( nama samaran)

Selain tidak adanya papan proyek, pemkab tana toraja juga belum pernah mengumumkan berapa besar anggaran yang di alokasikan untuk pembangunan gedung TPA ini. Padahal proyek pengelolaan sampah termasuk dalam program prioritas yang menggunakan dan anggaran pendapatan dan belanja Daerah ( APBD) kurangnya informasi ini membuat muncul berbagai spekulasi di kalangan masyarakat. ada yang kuatir anggaran bisa di gunakan tidak sesuai tujuan, atau bahkan ada praktik korupsi dan mark-up harga , “uang rakyat harus nya di gunakan dengan benar?” di tambah Ketidak jelasan anggaran seringkali menjadi awal masalah penyimpangan dalam proyek publik.

Oleh karena itu, masyarakat. dan aktivis lokal menginginkan inspektorat kabupaten tana toraja serta komisi pemberantasan korupsi (KPK), Provensi sulawesi seletan segera melakukan pemeriksaan terhadap proyek ini. ” publik tidak ingin menyalahkan siapapun tanpa bukti, tapi untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah, pemeriksaan menyeluruh sangat diperlukan. Mulai dari proses pengadaan anggaran harus diperiksa tuntas.

” Sampai saat ini, pihak pekerjaan umum (PU) kabupaten tana toraja belum memberikan tanggapan resmi terkait tidak adanya Papan proyek dan ketidak jelasan anggaran. masyarakat berharap pihak terkait bisa segera memberikan klarifikasi dan membuka akses informasi agar ketidak pastian bisa teratasi.(Benyamin)