Takalar || faktaperistiwanews.co – Sekdis Pekerjaan Umum Ambran Torada diduga telah bohongi awak media mengenai pembayaran koran yang tak seberapa nilai uangnya yang telah mengarahkan awak media ke kantornya ali-ali akan dibayar namun tidak ditempati
Hal ini di alami BN salah satu korban janji oleh sekdis PU menurut BN korban Janji dari sekdis PU mengatakan ke awak media bahwa saat menelpon Sekdis PU mengatakan kalau mau pembayaran koran datanglah hari Rabu jangan datang hari selasa karena waktunya kurang baik .
” Makanya kami datang hari ini nyatanya pak sekdis tidak ada di kantornya jujur Kalau tidak mau membayar cukup katakan tidak ada uang tak perlu kami di suruh datang lagi ke sini dan kami sudah merasa dimainkan oleh sekdis PU Ambran Torada ” ujar BN dengan nada kesal
Sementara sekdis PU saat di konfirmasi melalui telpon WhatsApp Rabu(12/7) dan mengatakan ” kenapa kalau kau ada dikantor biar dijanjiko kalau belum cair tidak anggaran ” ujar Ambran Torada
Diuraikan lagi BN yang berharap kepada PJ Bupati untuk mencobot Ambran Torada dari jabatannya karena dianggap tidak mampu menjalin kemitraan dengan media.
“Orang seperti ini dipertahankan di PU akan jadi bulan-bulanan berita sama teman-teman karena dia tidak bisa menghargai media, kami ini hanya mencari uang langganan kamase bukan mencari proyek atau paket ” tambahnya BN.
(Liwang)