Festival Anak Millenial SMP Khadijah 2 Surabaya, Wali Kota Eri Cahyadi: Landasi Bekal Agama Kuat, Miliki Akhlak Bagus

Surabaya || faktaperistiwanews.co – Wali Kota Surabaya menghadiri Festival Anak Millenial yang bertempat di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Khadijah 2 Surabaya. Turut beserta dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Kota Surabaya Yusuf Masruh, bersama Ketua Umum (Ketum) Yayasan Taman Pendidikan dan Sosial Nahdlatul Ulama (YPTSNU) Khadijah, Prof. Dr. H. M. Ridlwan Nasir, M.A., beserta jajaran Khadijah, Senin (27/2).

Festival anak millenial diadakan beberapa perlombaan ditampilkan oleh anak-anak, antara lain tahfidzul qur’an. Tidak hanya itu, pihaknya juga berpesan, alquran sebagai pedoman penyucian jiwa. Walaupun, hanya membaca satu ayat, maupun membaca semua dalam alqur’an terdapat kandungan pahala yang begitu besar.

“Barang siapa kita membaca al qu’ran 30 juz, semua akan memperoleh pahala bagi siapa saja yang telah membaca pula,” tutur Ketum YPTSNU Khadijah, H. M. Ridlwan Nasir saat menyampaikan sambutannya.

Dengan membaca alquran, Ridlwan Nasir menyampaikan, dapat membersihkan otak, membersihkan diri, dan membersihkan badan, serta membersihkan hati.

“Manfaat itu sangat banyak bagi siapa saja yang membaca alquran. Untuk pahalanya kita peroleh sungguh luar biasa besar,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, menyampaikan bahwa, setiap anak ketika beranjak dewasa dengan dilandasi agama yang kuat akan memiliki akhlak yang bagus.

“Agama apapun itu, ketika anak di bekali agama, maka mempunyai akhlak yang bagus sehingga, anak dapat membedakan larangan oleh agamanya maupun tidak. Jadi, tidak mungkin terjadi kekerasan, dengan sejak awal anak sudah tertanam bekal agama yang kuat,” ungkapnya.

Dengan melalui bekal tahfidzul qur’an, serta kaligrafi digelar SMP Khadijah 2 Surabaya ini, Eri Cahyadi berpesan, anak-anak memiliki talenta yang luar biasa. Sehingga, nantinya tetap terjaga terus.

“Kita tetap menjaganya terus, saya yakin dalam jiwa talenta dimiliki anak kelak akan menjadi pemimpin generasi berbakat,” jelasnya.

Sebagai percontohan pada SMP Khadijah 2 menggelar festival anak millenial, Wali Kota Eri telah meminta Kadispendik Surabaya Yusuf Masruh untuk melakukan hal yang sama, untuk yang (sekolah) muslim dan non muslim, agar kita semua sadar bahwa, Surabaya adalah kota penuh toleransi. Hingga anak usia dini sudah berinteraksi dengan lingkungan masyarakat.

“Anak juga dapat melakukan hal yang baik dan kegiatan positif. Ketika kelak saat beranjak dewasa mereka punya rasa kegiatan positif untuk dilakukannya. Sejak awal anak harus ditanamkan,” pinta dia.

Menurut Kepala SMP Khadijah 2 Surabaya Mulik Cholilah bahwa, untuk festival anak millenial tahun 2023 di SMP Khadijah 2 adalah rangkaian kegiatan Muslim Milenial Competition (MMC) dan P5.

“Jadi, P5 adalah projek, penguatan, profil, pemuda, dan pancasila. Kita lakukan melalui kunjungan tepatnya 6 perkampungan,” ujar Mulik kepada faktaperistiwanews.co.

Oleh karena itu, Mulik berharap, rangkaian kegiatan tersebut telah mengapresiasi siswa-siswi. Bekal fasilitas ilmu mereka peroleh nanti akan tersalurkan kepada senior kakak kelasnya.

“Ini turut menyalur pada siswa-siswi kelas VIII dan kelas IX SMP Khadijah 2 Surabaya,” imbuhnya.

Mulik menambahkan, kegiatan festival anak milenial ini kedepannya akan mencetak siswa-siswi menjadi pemimpin penerus bangsa yang unggul, berakhlak mulia, hingga peduli lingkungan.

“Kami harapkan siswa-siswi menjadi bibit mutu terbaik. Sebagaimana ini sekaligus sebagai dakwa kami secara lisan maupun tulisan,” pungkasnya. (uzi/yud)