Bupati Daeng manye catat sejarah atas Capaian SPM Tertinggi di Sulsel Bukti Kerja Keras Bersama

Takalar || faktaperistiwanews.co – Bupati Takalar menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh pihak di sektor pendidikan yang telah berkontribusi dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan di Kabupaten Takalar.

kegiatan buka puasa bersama berlangsun di kantor Dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Takalar dgn suasana Hangat dan penuh kekeluargaan hingga waktu berbuka puasa.jum’at 13 maret 2026

acara buka puasa di Hadiri oleh Bupati Takalar Firdaus Daeng manye dan kepala dinas pertanian parawansah ,kehadiran Bupati di sambut Hangat oleh PLT.kepala Dinas pendidikan Rifany

Bupati Takalar dalam sambutanya yg di sampaikan dalam sebuah pertemuan bersama jajaran pendidikan.

Ia mengungkapkan bahwa sekitar satu bulan setelah dirinya menjabat sebagai Bupati, ia langsung melakukan evaluasi terhadap kondisi pendidikan di daerah tersebut.

Langkah ini dilakukan agar program peningkatan kualitas pendidikan dapat berjalan secara terarah hingga ke tingkat satuan pendidikan.

“Karena saya ingin memastikan, jangan sampai kita bicara kualitas, bicara Indonesia Emas, bicara rapor pendidikan, sementara di tingkat satuan pendidikan tidak tahu apa yang harus dibenahi.

Alhamdulillah, setelah itu kita berbenah bersama-sama,” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan rasa syukur atas capaian yang diraih Kabupaten Takalar saat ini. Berdasarkan penilaian Standar Pelayanan Minimal (SPM), Takalar berhasil meraih peringkat tertinggi di Provinsi Sulawesi Selatan.

“Ini adalah buah dari kerja keras kita semua. Hari ini Takalar menjadi yang tertinggi capaian SPM-nya di Sulawesi Selatan. Ini adalah sejarah baru bagi kita dan membuktikan bahwa kalau kita mau, kita pasti bisa,” tambahnya.

Ia juga menekankan pentingnya perhatian terhadap masa depan generasi muda melalui pendidikan yang berkualitas.

Menurutnya, anak-anak merupakan aset masa depan daerah yang harus mendapatkan hak pendidikan secara optimal

“Oleh karena itu, saya titip anak-anak kita.

Mereka adalah masa depan kita. Jangan biarkan mereka tidak mendapatkan hak pendidikannya dengan baik. Saya sebagai Bupati akan terus mengawal kebijakan yang berpihak pada pendidikan,” tegasnya.

Selain itu, Bupati juga menyinggung terkait kesejahteraan tenaga pendidikan. Ia memastikan bahwa hak-hak para tenaga pendidik tidak akan tertahan selama proses administrasi berjalan dengan baik.

“Terkait kesejahteraan, selama administrasi lancar, hak-hak Bapak/Ibu tidak akan saya tahan. Password sudah saya berikan ke dinas. Silakan dicek di masing-masing dinas agar tidak ada lagi kendala teknis yang menghambat pencairan hak-hak Bapak/Ibu,” jelasnya.

Ia berharap seluruh pihak dapat terus menjaga semangat kebersamaan dalam memajukan pendidikan di Kabupaten Takalar.

“ Mari kita tunjukkan bahwa pendidikan di Takalar bukan lagi nomor dua dari bawah, tetapi mampu menjadi nomor satu di Sulawesi Selatan,” pungkasnya.

Pertemuan tersebut diakhiri dengan ajakan untuk terus memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan demi masa depan generasi penerus di Kabupaten Takalar.(Rahman)