Pemuda Muhammadiyah Surabaya Sambut Jam Malam Remaja: Bukti Serius Jogo Suroboyo Dimulai dari Anak Muda
Surabaya // Faktaperistiwanews.co – Rencana Wali Kota Surabaya, Dr. Eri Cahyadi, S.T., M.T., untuk menerbitkan surat edaran pembatasan jam malam bagi remaja, mendapat dukungan penuh dari berbagai elemen masyarakat. Salah satunya datang dari Pemuda Muhammadiyah Surabaya yang menyatakan siap mendukung dan ikut mengawal kebijakan tersebut sebagai bagian dari ikhtiar menjaga masa depan anak-anak muda Kota Pahlawan.
Ketua Pemuda Muhammadiyah Surabaya, Alfi, menyebut bahwa kebijakan ini bukan sekadar larangan, tetapi bentuk kasih sayang negara terhadap generasi mudanya. “Kami merasa terpanggil. Bagi kami, ini bukan hanya kebijakan, tapi ajakan gotong royong untuk menjaga anak-anak muda agar tidak terseret ke hal-hal negatif,” ujarnya, Minggu (23/6/2025).
Rencana jam malam yang digagas Eri Cahyadi memang bukan hal baru. Pada tahun 2022, kebijakan serupa pernah diberlakukan selama Ramadan untuk menjaga kondusifitas kota. Namun kali ini, pendekatannya lebih terstruktur karena melibatkan keluarga, RT, dan RW sebagai pengawas langsung di lingkungan tempat tinggal. Langkah ini dinilai lebih menyentuh akar permasalahan sosial di kalangan remaja.
“Ini kebijakan cerdas yang dibangun dari hasil mendengarkan suara rakyat dan kajian sosial yang dalam. Anak muda perlu ruang aman, dan itu bisa dimulai dari rumah dan lingkungan terdekat,” ujar Alfi lagi.

Data dari Surabaya Children Crisis Center (SCCC) menunjukkan bahwa tingkat kenakalan remaja seperti tawuran, pelanggaran lalu lintas, dan nongkrong hingga larut malam meningkat hingga 28% pada rentang waktu pukul 22.00–02.00 dalam kurun 2023. Sementara, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menegaskan bahwa pendekatan pengawasan berbasis keluarga dan komunitas adalah cara paling efektif dalam membentuk perilaku remaja yang sehat.
Karena itu, Pemuda Muhammadiyah siap bersinergi dengan Pemkot dan stakeholder lainnya. “Ini panggilan hati. Pak Eri sangat perhatian terhadap anak-anak muda, bahkan kami sering berdiskusi tentang ide pengembangan potensi pemuda. Kami akan ikut terlibat langsung, karena ini bagian dari jogo Suroboyo,” pungkas Alfi. (Wjy)
