Hukum dan KriminalNews

Korban Merasa Ditipu, Waralaba Rakoes Nasi Goreng Milik Artis Gisel Dilaporkan ke Polrestabes Surabaya

Share
Share

Surabaya || faktaperistiwanews.co – Sekitar baru setahun buka, bisnis Waralaba (Franchise) Rakoes Nasi Goreng milik artis Gisella Anastasia atau Gisel dan Pebasket Wijaya Saputra alias Wijin, terancam ditinggalkan oleh para mitranya. Sebanyak 12 orang mitra usaha Rakoes Nasi Goreng merasa ditipu oleh brand yang dikembangkan oleh artis Gisel tersebut.

Muara Harianja selaku kuasa hukum mengatakan, 12 (dua belas) kliennya merasa ditipu. Karena apa yang didapat para mitra waralaba ini, tidak sesuai dengan yang dijanjikan.

“Gerobak yang diberikan katanya bagus ternyata tidak bagus, bumbunya seharusnya 10 gram ini hanya 7 gram. Bahkan, beras yang diberikan rusak, dan dijanjikan promosi, namun sampai sekarang tidak ada promosi,” terang Muara dalam keterangannya.

Kliennya merasa ditipu usai dirayu untuk mendaftar bergabung bersama Rakoes Nasi Goreng yang dinaungi PT Rombong Sukses Bersama.

“Modusnya kita melihatnya, mereka hanya butuh uang Franchise nya aja. Setelah itu tidak diurus. Ada Modus membuat Franchise tapi untuk menipu,” ungkap Muara.

Dia menegaskan, dugaan penipuan itu sudah dilakukan sejak awal mula waralaba tersebut, yakni bulan April tahun 2021. Ke 12 klien pun telah bermediasi bersama Direktur Utama PT Rombong Sukses Bersama, Dede Heriawan. Namun, permasalahan ini lantas buntu dan kliennya untuk memutuskan melapor ke Polrestabes Surabaya.

Sementara, salah satu korban Alicia Adhityo menceritakan bahwa, selain penipuan kualitas gerobak dan bahan baku, pihak PT Rombong Sukses Bersama juga sering meminta uang promosi sebesar 500 ribu perbulan. Padahal, sesuai dengan perjanjian itu, harusnya promosi sudah termasuk saat mereka membayar biaya franchise di awal.

“Dijanjikan pers conference dengan Gisella Anastasia saat opening, sudah berjalan setahun tapi ga ada. Selain itu, Lalu ada permintaan lagi untuk uang marketing padahal seharusnya sudah include dengan franchise kita pertama,” beber Alicia selaku korban.

Selain itu, dikatakan kembali jumlah kerugian per outlet mencapai 25 – 35 juta.

“Kami berharap, agar ada itikad baik dari pihak PT Rombong Sukses Bersama yang menaungi Rakoes Nasi Goreng,” tutur Alicia. (vn/yud)

Share
Related Articles
DaerahNews

Bupati Takalar Daeng Manye Teken MoU dengan Briton English Education, Siapkan Sekolah Berbahasa Inggris

Takalar || faktaperistiwanews.co – Pemerintah Kabupaten Takalar resmi menjalin kerja sama dengan...

DaerahNews

Bupati Takalar Daeng Manye: ASN Tak Cukup Hanya Absen, Kinerja, Inovasi, dan BISA Jadi Tolok Ukur Prestasi

Takalar || faktaperistiwanews.co – Bupati Takalar, Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye,...

DaerahNews

Resmikan Kepengurusan Alumni Haji Tahun 2026, IKAH Surabaya Dorong Alumni Haji Jadi Muzakki Lazismu

SURABAYA // faktaperistiwanews.co , – Ikatan Alumni KBIHU Muhammadiyah (IKAH) Kota Surabaya...