Surabaya | faktaperistiwanews.co – Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya, Anas Karno angkat bicara terkait persoalan naiknya harga bahan kebutuhan pokok sejumlah pasar di Kota Surabaya.
Menurut Anas, pihaknya mengaku dengan naiknya harga kebutuhan pokok itu telah stabil. Karena, jauh sebelumnya sekitar dua minggu lalu, dia juga turut melakukan inspeksi mendadak (Sidak) untuk mengetahui bahan pokok (Bapok) di pasar memang benar-benar stabil.
“Endi mundak iku (mana naik itu), lah iyo opo ceritoe seng mundak, (lah iya apa ceritanya kalau naik), wong gak onok seng mundak (toh gak ada yang naik),” ujar Anas Karno, dikonfirmasi via selulernya, Minggu (1/5/2022) kemarin malam.
Anas Karno menyebut, kalau bahan tauge atau kecambah tersebut kebutuhan aktif, dan tidak bahan pokok sehari-hari.
“Jadi, kalau mengecek itu bapok dulu,” tutur Politisi Fraksi PDIP ini.
Dia mengatakan seperti, beras, gula itu harganya stabil. Kemudian, lanjut Anas, harga pada cabai rawit turun.
“Kalau untuk daging karena konsumsi, sekarang ya mesti lah kalau naik sedikit,” kata Anas
Anas mengungkapkan, kalau mengecek harga bapok itu minimal 7 pasar supaya dapat mengetahui harga pembanding.
“Misalkan, pasar Wonokromo harga bapok mahal, tetapi pasar Tambak Rejo murah, lalu pasar Tembok pun murah, dan pasar Pucang agak lumayan mahal begitu,” kata dia.
Rata-rata, lanjut Anas, yang di sidak pasar skala besar. Misalnya, kalau sidak ke tempat pasar skala kecil. maka, akan di tertawakan orang.
“Kalau seperti pasar Simo itu, tidak pasar tetap atau pasar kecil,” imbuhnya. (vn/yud)
