Surabaya | faktaperistiwanews.co – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim, melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jatim kembali mengadakan program Mudik Bareng Gratis Tahun 2022.
Mudik Gratis diadakannya, bentuk perhatian Pemprov Jatim kepada masyarakat yang dilaksanakan pemberangkatan tanggal 28 April 2022 depan Kantor Dishub Jatim.
“Untuk mudik gratis bisa mendaftar di kantor Dishub Jatim, Jalan Ahmad Yani No 268 Kota Surabaya. Selain itu, masyarakat juga dapat daftar melalui website resmi gratis.dishub.jatimprov.go.id.
Pendaftaran mudik gratis mulai 21 April hingga 24 April 2022 melalui online, serta tanggal 22 April hingga 27 April 2022 melalui petugas operator Dishub Jatim. Untuk batas waktu pukul 08:00 sampai 16:00 WIB,” ujar Rezza, salah satu petugas Dishub Jatim, Jum’at (22/4/2022).
Rezza mengatakan, sebelum kuota habis masyarakat diharap untuk segera mendaftar. Terakhir pendaftaran tanggal 27 April 2022. Kemudian, kalau tidak perubahan mungkin hari minggu tetap membuka pendaftaran mudik gratis.
“Insya Allah, hari minggu buka, karena banyak peminat yang memanfaatkan progam mudik gratis ini, bahkan rute Banyuwangi tersisa 1 kursi,” tuturnya.
Disampaikan Rezza, persyaratan mudik gratis, masyarakat cukup menyiapkan foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), dan melampirkan bukti vaksin dosis 3 bagi usia dewasa.
“Boleh vaksin dosis 1 dan dosis 2 di lampirkan minimal diatas usia 7 tahun. Sedangkan, bagi usia bawah 6 tahun juga bisa mengikuti mudik gratis dengan tanpa vaksin,” jelasnya.
“Mudik gratis ini tersedia 100 unit armada Bus. Kalau rute Trenggalek masih ada 200 kuota,” imbuh Rezza.
Sekedar diketahui, program mudik gratis yang dilaksanakan Dishub Jatim dimulai 18 April 2022 mendatang tersedia 15 rute jurusan berbeda yakni, Tulungagung, Surabaya – Trenggalek, Surabaya – Magetan, Surabaya – Madiun, Surabaya – Ngawi, Surabaya – Ponorogo, Surabaya Pacitan, hingga dan Surabaya – Jember. Kemudian, Surabaya – Jember – Banyuwangi, Surabaya – Situbondo – Banyuwangi, Surabaya – Tuban, Surabaya – Sumenep, Surabaya – Bojonegoro, Surabaya – Bondowoso, Surabaya – Malang – Blitar, dan terakhir Surabaya – Nganjuk. (vn/yud)



