Sinergi TNI dan Masyarakat Warnai TMMD Ke-130 di Dusun Secang Desa Pojok, Jalan 200 Meter Dibangun Untuk Dongkrak Ekonomi Pertanian

Redaksi FP News
4 Min Read

TULUNGAGUNG || faktaperistiwanews.co – Semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali terlihat dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 Kodim 0807/Tulungagung.

Salah satu sasaran fisik yang menjadi fokus pengerjaan berada di Dusun Secang, tepatnya di RT 05/RW 01, Desa Pojok, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung. Di lokasi tersebut, Satgas TMMD bersama warga membangun jalan cor dengan volume panjang 200 meter, lebar 4,5 meter, dan ketebalan 20 sentimeter.

Pembangunan jalan ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan menjadi simbol kuatnya sinergi antara masyarakat dengan TNI. Sejak hari pertama pengerjaan, warga Dusun Secang bahu-membahu bersama prajurit TNI. Ada yang membantu pengadukan material, perataan cor, hingga menyiapkan konsumsi. Suasana kebersamaan tersebut menjadi pemandangan yang khas dalam setiap pelaksanaan TMMD.

Danramil Campurdarat, Kapten Infanteri Usmar Umar, mengatakan bahwa pembangunan jalan ini merupakan jawaban atas kebutuhan mendesak masyarakat. Selama ini, kondisi jalan yang belum memadai menjadi kendala utama warga, terutama para petani dalam mendistribusikan hasil panen.

“Pembangunan jalan di Dusun Secang, Desa Pojok ini adalah wujud nyata sinergi yang harmonis antara masyarakat dengan TNI. Ini bukan hanya program TNI, tapi program kita bersama. Kami dari TNI hanya sebagai pemicu, sedangkan semangat utama datang dari masyarakat,” ungkap Kapten Inf. Usmar Umar saat ditemui di lokasi, Selasa (28/10/2026).

Menurutnya, dengan spesifikasi lebar 4,5 meter, jalan tersebut nantinya sudah dapat dilalui kendaraan roda empat, sehingga mobil pengangkut hasil pertanian bisa masuk hingga ke area persawahan dan perkebunan.

“Dampaknya akan sangat besar. Jika akses transportasi lancar, maka waktu kerja petani menjadi lebih efektif, biaya angkut lebih murah, dan hasil pertanian tidak rusak di jalan. Secara otomatis ini akan mendongkrak ekonomi pertanian di Desa Pojok,” jelasnya.

Oleh karena itu, Kapten Inf. Usmar Umar memberikan himbauan khusus kepada seluruh masyarakat, khususnya warga RT 05/RW 01 Dusun Secang, untuk memiliki rasa memiliki dan tanggung jawab dalam menjaga infrastruktur tersebut.

“Kami menghimbau kepada seluruh warga dan masyarakat untuk selalu menjaga dan merawat jalan yang telah kita bangun bersama ini. Jangan sampai setelah dibangun, tidak dirawat. Mari kita jaga bersama demi kelancaran transportasi dan demi keberlangsungan ekonomi pertanian kita. Jika ada saluran air yang tersumbat atau sisi jalan yang terkikis, mari kita perbaiki bersama-sama,” tegasnya.

Ia berharap, semangat kebersamaan yang terbangun selama TMMD ini tidak berhenti setelah program selesai, melainkan terus berlanjut dalam kehidupan bermasyarakat.

“Seperti moto kita tahun ini, ‘TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dan Desa’. Artinya, kita harus menyatukan langkah, menyatukan visi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Kita membangun negeri ini dimulai dari desa, dimulai dari jalan kecil di Dusun Secang ini, untuk masa depan yang lebih baik,” pungkas Kapten Inf. Usmar Umar.

Warga Dusun Secang pun menyambut antusias pembangunan jalan tersebut. Mereka berharap dengan adanya jalan baru yang kokoh dan lebar, aktivitas sehari-hari menjadi lebih mudah dan harga jual hasil pertanian bisa lebih kompetitif.

Dengan adanya program TMMD Ke-130 ini, diharapkan pemerataan pembangunan di Kabupaten Tulungagung semakin dirasakan hingga ke pelosok desa, serta semakin mempererat hubungan antara TNI dan rakyat.

(Salis)

Share This Article