DaerahNews

KJJT Surabaya Rombak Struktur Organisasi demi Perkuat Integritas Jurnalis Lokal

Share
Share

SURABAYA || faktaperistiwanews.co – Roda organisasi Komunitas Jurnalis Jaringan Terpadu (KJJT) Indonesia wilayah Surabaya ditata ulang secara komprehensif guna merespons kompleksitas tantangan kredibilitas pers lokal. Lewat rapat koordinasi yang dihelat di Surabaya, Minggu (04/10/2026), jajaran pengurus merumuskan pembenahan administrasi keanggotaan dan restrukturisasi bidang secara terukur.

Langkah strategis ini berpijak pada urgensi penguatan tata kelola di tengah tingginya sengketa pemberitaan nasional. Berdasarkan catatan resmi Dewan Pers Republik Indonesia, jumlah pengaduan kasus pers melonjak hingga 1.286 kasus,(Data Statistik Pengaduan Kasus Pers: Kompas.com – Dewan Pers Terima 1.286 Pengaduan Kasus Pers pada 2025) yang sebagian besar didominasi oleh persoalan validitas media siber serta profesionalisme peliputan di daerah. Lemahnya basis data keanggotaan serta ketiadaan standardisasi fungsional kerap menjadi celah bagi pihak tidak bertanggung jawab untuk mencatut atribut jurnalistik, sehingga pembenahan administratif berbasis kompetensi mutlak dilakukan untuk meredam potensi pelanggaran etik di lapangan.

Ketua KJJT Indonesia wilayah Surabaya, Umar, menegaskan bahwa penertiban administratif merupakan harga mati yang tidak bisa ditawar. Penggunaan basis data yang tervalidasi berfungsi sebagai filter krusial untuk membedakan kontributor aktif sekaligus menjaga marwah organisasi dari praktik pencatutan nama.

“Kartu tanda anggota diperlukan sebagai identitas resmi anggota agar keanggotaan lebih jelas dan terdata dengan baik,” ujar Umar di sela-sela sidang pleno.

Tidak berhenti pada aspek legalitas fisik, konsolidasi tersebut turut membedah efektivitas struktur bidang organisasi berbasis kompetensi. Umar menyatakan, pembagian divisi ke depan dikurasi langsung berdasarkan rekam jejak dan kapasitas riil di lapangan guna memastikan setiap lini berfungsi secara optimal.

“Setiap anggota diharapkan dapat menempatkan diri sesuai kemampuan yang dimiliki agar dapat menjalankan program organisasi dengan baik,” tutur dia mempertegas arah kebijakan internal tersebut.

Transformasi struktural ini diyakini mampu mendongkrak daya tawar serta kualitas kerja kolektif para jurnalis lokal di Surabaya. Dengan fondasi administratif yang akuntabel dan distribusi tugas yang proporsional, KJJT Surabaya berambisi mencetak insan pers yang tidak sekadar bertahan di tengah arus informasi, namun juga memiliki standar integritas yang mapan.

“Berharap langkah tersebut dapat memperkuat organisasi dan mengembangkan potensi anggota,” pungkas Umar menutup rapat.(Red/Ysf)

Share
Related Articles
NewsTokoh

MUSIK SEBAGAI BAHASA UNIVERSAL UMAT MANUSIA

Oleh : Dede Farhan Aulawi Bandung || faktaperistiwanews.co - Musik adalah salah...

NewsTokoh

Kita Boleh Tidak Setuju dengan Kebijakan Pemerintah, TAPI Rasa Cinta Tanah Air Jangan Pernah Berkurang

Oleh : Dede Farhan Aulawi Bandung || faktaperistiwanews.co - Dalam kehidupan berbangsa...

DaerahNews

Adv. Chandra Makkawaru Serahkan Surat Pemberhentian Laporan Penggelapan Klien di Polsek Wara Selatan

PALOPO // faktaperistwanews.co – Adv. Chandra Makkawaru, S.Pd., SH., MH., selaku kuasa...

NewsTokoh

Dede Farhan Aulawi Bicara Melodi Kehidupan untuk Negeri

Bandung || faktaperistiwanews.co - “ Kehidupan adalah sebuah melodi panjang yang tersusun...