DaerahNews

Rakor Multistakeholder di Luwu Perkuat Sinergi Cegah Kekerasan Berbasis Gender

Share
Share

Belopa // faktaperistwanews.co – Upaya mencegah dan menangani kekerasan berbasis gender di Kabupaten Luwu terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Hal tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Multistakeholder yang melibatkan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, lembaga layanan, organisasi masyarakat sipil, hingga pemerintah desa, Kamis (1/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Hotel Belia Belopa tersebut menjadi forum untuk memperkuat koordinasi, menyusun langkah strategis pencegahan dan penanganan kekerasan berbasis gender, serta memperkuat sistem layanan dan rujukan bagi korban.

Direktur LBH APIK Sulawesi Selatan, Rosmiati Sain, mengatakan pencegahan dan penanganan kekerasan berbasis gender membutuhkan strategi dan komitmen bersama. Menurutnya, masih terdapat kesenjangan antara kondisi yang terjadi di masyarakat dengan kasus yang tercatat pada lembaga penegak hukum.

Karena itu, penguatan koordinasi diperlukan agar kasus kekerasan dapat ditangani secara tepat, termasuk kekerasan berbasis gender online (KBGO) yang semakin menjadi perhatian.

Sementara itu, Manajer Program ELEVATE, Ni Nyoman Anna, menjelaskan bahwa melalui Program ELEVATE, Save the Children berkomitmen mendukung perlindungan perempuan dan anak perempuan dari berbagai bentuk kekerasan, termasuk melalui pemberdayaan ekonomi keluarga.

Program tersebut juga telah mendorong pembentukan Satgas Desa untuk pencegahan dan penanganan kekerasan berbasis gender di lima desa di Kabupaten Luwu sebagai bagian dari upaya memperkuat deteksi dan respons terhadap kasus di tingkat komunitas.

Menurutnya, korban membutuhkan layanan yang komprehensif, mulai dari layanan medis, pendampingan psikososial, bantuan hukum, pemulihan hingga pemberdayaan ekonomi. Karena itu, sistem rujukan yang mudah diakses, aman, berkelanjutan, dan berorientasi pada kebutuhan korban perlu terus diperkuat melalui kolaborasi seluruh pihak.

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah, Erham Lanco, menyampaikan apresiasi kepada LBH APIK Sulawesi Selatan dan seluruh mitra Program ELEVATE atas dukungan dalam memperkuat perlindungan perempuan dan kelompok rentan di Kabupaten Luwu.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri, sehingga diperlukan sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga layanan, dunia pendidikan, organisasi masyarakat, pemerintah desa, keluarga, dan masyarakat.

“Melalui kegiatan rapat koordinasi ini, saya berharap dapat terjalin sinergi yang semakin kuat untuk menyusun langkah-langkah strategis pencegahan dan penanganan kekerasan berbasis gender. Kita perlu memperkuat sistem layanan, meningkatkan koordinasi antarinstansi, memperluas edukasi kepada masyarakat, serta memastikan setiap korban mendapatkan pendampingan dan perlindungan yang sesuai,” ujar Erham Lanco.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Luwu Ahmad Gazali, Kepala DP3A Kabupaten Luwu Hj. Siti Hidayah Made, perwakilan Polres Luwu, Kejaksaan Negeri Luwu, Pengadilan Negeri Belopa, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, para pemateri, organisasi masyarakat sipil, sejumlah kepala desa, serta perwakilan LBH APIK Sulawesi Selatan dan Save the Children.(kominfo)

Share
Related Articles
DaerahNews

Bupati Luwu Bahas Pengembangan Pertanian dan Peternakan Bersama PT Vale dan Perguruan Tinggi

Belopa // faktaperistwanews.co - Bupati Luwu, H. Patahudding, menerima audiensi jajaran PT...

DaerahNews

Lima Titik Pekerjaan P3A Parit Keladi Dua Diduga Diborongkan, Pelaksana Disorot…

KUBU RAYA || faktaperistiwanews.co - Pelaksanaan pekerjaan pada program Perkumpulan Petani Pemakai...

DaerahNews

155 Siswa SMKS Tira Rantetayo Siap Berangkat PKL, Tekankan Pentingnya Disiplin, Etika dan Nama Baik Sekolah

Ranteyo || faktaperistiwanews.co - 1 Oktober 2026, Sebanyak 155 siswa dan siswi...

DaerahNews

AMI Geram! Polrestabes Sebut 3 Anggota DPRD Jalani Asesmen di BNNK, Humas BNNK Mengaku Tak Tahu

Surabaya || faktaperistiwanews.co - Penanganan kasus tiga anggota DPRD yang diamankan dalam...