MITRA || Faktaperistiwanews.co –
Rotasi jabatan kembali berlangsung di lingkungan Kepolisian Resor (Polres) Minahasa Tenggara. Kapolres Minahasa Tenggara AKBP Handoko Sanjaya, S.I.K., M.Han., memimpin apel serah terima jabatan (Sertijab) Kapolsek Ratatotok dan Kasat Reskrim Polres Minahasa Tenggara, Selasa (15/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di halaman Mapolres Minahasa Tenggara tersebut dihadiri jajaran Pejabat Utama (PJU), personel Polres Mitra serta Bhayangkari.
Prosesi Sertijab berlangsung sederhana dan tertib sebagai bagian dari dinamika organisasi serta penyegaran dalam tubuh institusi kepolisian.
Dalam rotasi tersebut, jabatan Kasat Reskrim Polres Minahasa Tenggara yang sebelumnya diemban AKP Lutfi Arinugraha Pratama, S.Tr.K., S.I.K., M.H., diserahterimakan kepada Iptu Tengku Said Hafiz, S.Tr.K., M.H.
Sementara itu, jabatan Kapolsek Ratatotok yang sebelumnya dijabat Iptu Tengku Said Hafiz, S.Tr.K., M.H., kini dipercayakan kepada Ipda Rizki Syaifudin Zuhri, S.Tr.K.
Dalam arahannya, Kapolres Minahasa Tenggara AKBP Handoko Sanjaya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada AKP Lutfi Arinugraha Pratama , S.Tr.K., S.I.K., M.H., atas dedikasi serta tanggung jawab selama menjalankan tugas di Polres Minahasa Tenggara.
Kapolres juga menyampaikan selamat bertugas kepada AKP Lutfi yang selanjutnya menjalankan tugas di Bareskrim Mabes Polri.
“Terima kasih atas kinerja dan dedikasi selama melaksanakan tugas di Polres Minahasa Tenggara. Selamat menjalankan tugas di tempat yang baru,” ujar Kapolres dalam arahannya.
Kepada Kasat Reskrim yang baru, Iptu Tengku Said Hafiz, serta Kapolsek Ratatotok Ipda Rizki Syaifudin Zuhri, Kapolres berharap keduanya dapat segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab yang baru.
Pergantian jabatan tersebut diharapkan semakin memperkuat kinerja jajaran Polres Minahasa Tenggara, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta meningkatkan pelayanan kepada warga di wilayah hukum Polres Minahasa Tenggara.
Rotasi jabatan di lingkungan kepolisian merupakan bagian dari pembinaan organisasi dan penyegaran personel, sekaligus menjadi momentum bagi pejabat baru untuk melanjutkan serta meningkatkan program pelayanan dan penegakan hukum di wilayah tugas masing-masing.
(SWS)*







