MANADO || Faktaperistiwanews.co – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Wanua Wenang Manado bergerak cepat melakukan penanganan terhadap kebocoran jaringan pipa berdiameter 16 inci atau 400 milimeter yang terjadi di wilayah Ranotana. Kebocoran tersebut diketahui terjadi pada Selasa sekitar pukul 09.00 WITA dan sempat berdampak terhadap sejumlah rumah warga yang berada di sekitar lokasi.Rabu,(19/8/2026).
Pihak PDAM Wanua Wenang menyampaikan keprihatinan atas dampak yang ditimbulkan akibat kejadian tersebut. Manajemen memastikan penanganan dilakukan secara langsung sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap masyarakat yang terdampak, termasuk melakukan langkah-langkah penanganan sementara guna meminimalkan dampak kebocoran terhadap lingkungan maupun aktivitas warga.
Dalam proses perbaikan, tim teknis menghadapi tingkat kesulitan yang cukup tinggi. Pasalnya, titik kerusakan berada pada bagian belokan jaringan pipa dengan sudut sekitar 105 derajat. Kondisi tersebut membuat proses pengerjaan membutuhkan ketelitian, khususnya dalam menentukan jarak, posisi, serta bentuk sambungan agar alur jaringan pipa dapat kembali berada pada posisi yang tepat.
Untuk memastikan perbaikan berjalan optimal, tim teknis melakukan penyetelan dan pengukuran secara cermat terhadap material yang digunakan. Langkah tersebut dilakukan untuk mendapatkan konfigurasi sambungan yang sesuai dengan kondisi jaringan di lapangan sehingga pipa dapat kembali terpasang secara presisi dan mampu berfungsi dengan baik setelah pekerjaan selesai.
PDAM Wanua Wenang juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang timbul, termasuk kemungkinan terganggunya pelayanan air selama proses pekerjaan berlangsung. PDAM memastikan seluruh upaya dilakukan secepat dan seoptimal mungkin agar perbaikan segera rampung serta pelayanan air bersih kepada masyarakat dapat kembali normal.
(SWS)







