MAKASSAR || faktaperistiwanews.co – Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye menghadiri perayaan HUT ke-1 Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) VI.
Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Claro Makassar, Jalan A.P. Pettarani Nomor 3, Mannuruki, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (10/8/2026).
Hotel Claro menjadi lokasi perayaan yang dihadiri sejumlah pejabat pemerintah daerah dan petinggi TNI Angkatan Laut.
Dari Takalar, Daeng Manye hadir mengenakan pakaian dinas khaki ASN dalam kegiatan tersebut.
Bupati Takalar itu terlihat duduk di kursi deretan meja bundar bersama sejumlah pejabat dan petinggi TNI Angkatan Laut.
Salah satunya Laksamana Muda TNI Sumarji Bimoaji, perwira tinggi TNI AL asal Makassar yang kini menjabat sebagai Dankodaeral XIII di Tarakan.
Turut hadir Laksamana Madya TNI Dr Denih Hendrata, S.E., M.M., CHRMP selaku Panglima Komando Armada Republik Indonesia.
Kehadiran Daeng Manye dalam perayaan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi pemerintah daerah dengan TNI Angkatan Laut.
Apalagi Takalar memiliki wilayah pesisir yang menjadi bagian penting dalam aktivitas masyarakat dan pembangunan daerah.
Dari Hotel Claro Makassar menuju wilayah Kabupaten Takalar, perjalanan berkendara dalam kondisi lalu lintas normal membutuhkan waktu sekitar 1 jam 25 menit.
Rute utama perjalanan menuju Takalar melewati jalur Jl. Sungguminasa-Takalar yang menjadi salah satu akses utama dari kawasan Makassar menuju Takalar.
Jalur tersebut pada waktu tertentu dapat mengalami kepadatan, terutama di kawasan perbatasan Makassar dan Gowa.
Daeng Manye mengapresiasi perjalanan Kodaeral yang telah memasuki usia satu tahun sekaligus menjadikan momentum tersebut untuk memperkuat sinergi.
“Satu tahun ini menjadi momentum memperkuat sinergi, terutama bagaimana TNI AL dan pemerintah daerah hadir bersama masyarakat,” ujar Daeng Manye.
“Saya melihat Kodaeral punya posisi penting untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah, khususnya dalam menjaga kepentingan masyarakat pesisir,” lanjutnya.
Menurutnya, hubungan pemerintah daerah dengan TNI AL penting terus diperkuat melalui komunikasi dan kolaborasi.
Sinergi tersebut dinilai penting untuk mendukung kepentingan masyarakat, khususnya yang berada di wilayah pesisir.
Sementara itu, Laksamana Denih Hendrata menyampaikan ucapan selamat ulang tahun pertama kepada keluarga besar Kodaeral.
Ia berharap momentum tersebut menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran untuk terus berkarya, berbenah, dan memberikan pengabdian terbaik.
Denih mengatakan satu tahun perjalanan Kodaeral merupakan periode penting untuk memantapkan peran dan menyempurnakan sistem kerja.
“Yang menjadi ukuran bukan hanya lamanya organisasi ini berkembang, melainkan kontribusi nyata bagi pelaksanaan tugas dan pengabdian TNI Angkatan Laut,” katanya.
Ia juga menekankan makna tema HUT ke-1 Kodaeral, yakni “Kodaeral Bersama Rakyat, Mengawal Nusantara, Indonesia Maju”.
Menurut Denih, kekuatan TNI AL tidak hanya ditentukan alutsista dan teknologi, tetapi juga kepercayaan rakyat.
“Semangat persatuan dan kemampuan bekerja sama menjadi bagian penting dalam menjaga kedaulatan negara,” ujar Denih.
Dalam kegiatan tersebut, Denih turut mengapresiasi rangkaian acara dan penampilan seni yang disuguhkan.
“Saya apresiasi acara ini memang luar biasa. Kelasnya sudah bukan kelas Kodaeral lagi, ini sudah kelasnya Angkatan Laut,” katanya.
Ia secara khusus memuji pemeran Putri Sultan Hasanuddin yang dinilainya tampil sangat baik dalam rangkaian acara tersebut.
Denih kemudian mengajak seluruh keluarga besar Kodaeral memperkuat soliditas, meningkatkan kompetensi, dan menjaga integritas.
Ia berharap HUT pertama menjadi titik awal menuju Kodaeral yang semakin modern, dipercaya, dan memberikan kontribusi nyata.
Bagi Pemerintah Kabupaten Takalar, momentum tersebut juga menjadi ruang memperkuat hubungan kelembagaan dengan TNI AL.
(Rahman)







