Pemprov Sulut Salurkan Bantuan Pangan Untuk 139 Ribu Keluarga, Wujud Nyata Kepedulian Terhadap Ketahanan Pangan Masyarakat
BITUNG || Faktaperistiwanews.co –
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Wujud nyata dari komitmen tersebut terlihat melalui peluncuran resmi penyaluran Bantuan Pangan berupa beras dan minyak goreng untuk alokasi Oktober–November 2025, yang digelar di Komplek Pergudangan Bulog Paceda, Kota Bitung, Selasa (11/10/2025).
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi 139.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di seluruh wilayah Sulawesi Utara. Bantuan tersebut merupakan bagian dari program strategis Pemprov Sulut dalam memperkuat ketahanan pangan serta membantu masyarakat menghadapi tantangan ekonomi yang terus berubah.
Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan kehormatan dapat hadir langsung untuk memastikan penyaluran bantuan berlangsung baik dan tepat sasaran.
“Saya merasa terhormat dapat hadir di Komplek Pergudangan Bulog Paceda, Kota Bitung, hari ini untuk secara resmi meluncurkan penyaluran Bantuan Pangan berupa beras dan minyak goreng alokasi Oktober dan November 2025, yang diperuntukkan bagi 139.000 Keluarga Penerima Manfaat di seluruh wilayah Sulawesi Utara,” ujarnya.
Gubernur Sulut Yulius Selvanus SE menegaskan bahwa program ini bukan semata kegiatan distribusi bahan pangan, melainkan wujud nyata solidaritas sosial dan kepedulian pemerintah terhadap rakyat kecil.

“Program Bantuan Pangan ini adalah bagian integral dari upaya berkelanjutan pemerintah provinsi untuk memastikan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat. Lebih dari sekadar penyaluran komoditas, kegiatan ini adalah simbol harapan dan solidaritas,” tambahnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat agar bantuan benar-benar dirasakan manfaatnya, khususnya bagi keluarga yang membutuhkan di tengah dinamika ekonomi global.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban ekonomi keluarga penerima manfaat, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi global dan regional yang dinamis,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Gubernur Yulius mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah daerah dan aparat desa, untuk turut mengawasi jalannya distribusi agar tetap transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.
“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawasi dan memastikan penyaluran bantuan ini berjalan lancar, tepat sasaran, dan memberikan dampak positif yang maksimal bagi masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.
Melalui program ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menegaskan kembali tekad membangun kesejahteraan yang merata dan berkeadilan, sekaligus memperkuat fondasi ketahanan sosial ekonomi di Bumi Nyiur Melambai.
(SWS)
