Luwu || faktaperistiwanews.co – Cabang olahraga Taekwondo Kabupaten Luwu berhasil mengharumkan nama daerah dengan meraih satu medali emas dan dua medali perunggu pada International Gelora Taekwondo Indonesia Championship 2 Tahun 2026 yang berlangsung di GOR Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Daerah Istimewa Yogyakarta, pada 19–21 Juni 2026.
Prestasi membanggakan tersebut menjadi catatan sejarah bagi Kabupaten Luwu yang untuk pertama kalinya mengirimkan atletnya mengikuti kejuaraan taekwondo tingkat internasional.
Atlet asal Kamanre Dojang Belopa Fighter, Nauval Panji Saputra, siswa SD Negeri 358 Pengkasalu, berhasil menyumbangkan medali emas melalui nomor Kyorugi (pertarungan). Sementara itu, dua atlet lainnya dari Dojang Belopa Fighter, yakni Axelia Nurzhaqyla Aljain, siswi SMP Negeri 1 Belopa, dan Audrey Belva Farezky, siswi SMP Negeri 3 Belopa, masing-masing meraih medali perunggu pada kategori Kyorugi dan Poomsae (seni jurus).
Berdasarkan data resmi Pengurus Kabupaten Taekwondo Indonesia (Pengkab TI) Luwu, kontingen Luwu yang diberangkatkan ke ajang tersebut terdiri dari enam atlet, satu manajer, satu pelatih (coach), dan satu official.

Jumlah atlet yang diberangkatkan menyesuaikan dengan kemampuan pendanaan yang tersedia. Meski demikian, kontingen Taekwondo Luwu mampu menunjukkan prestasi yang membanggakan dan bersaing dengan atlet-atlet dari berbagai daerah maupun negara peserta lainnya.
Pengurus Pengkab TI Luwu menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh donatur serta pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kontingen Kabupaten Luwu dapat mengikuti kejuaraan internasional tersebut.
Adapun atlet peraih medali pada International Gelora Taekwondo Indonesia Championship 2 Tahun 2026 yaitu:
Medali Emas: Nauval Panji Saputra (SD Negeri 358 Pengkasalu)
Medali Perunggu: Axelia Nurzhaqyla Aljain (SMP Negeri 1 Belopa)
Medali Perunggu: Audrey Belva Farezky (SMP Negeri 3 Belopa)
Pelatih Taekwondo Luwu, SBM Awal, mengatakan keberhasilan yang diraih para atlet merupakan hasil kerja sama yang solid antara atlet, pelatih, pengurus, dan orang tua atlet.
“Prestasi ini adalah hasil kerja sama yang baik antara atlet, pelatih, pengurus, serta dukungan penuh dari orang tua atlet. Alhamdulillah, kerja sama tersebut mampu menghadirkan hasil yang membahagiakan dan mengharumkan nama Kabupaten Luwu di kancah internasional,” ujarnya.
Keberhasilan ini menjadi momentum penting bagi perkembangan olahraga Taekwondo di Kabupaten Luwu. Selain menjadi kebanggaan daerah, prestasi tersebut juga diharapkan dapat memotivasi generasi muda untuk terus berlatih, berprestasi, dan membawa nama Luwu ke tingkat yang lebih tinggi di masa mendatang.
(jaya)



