Surabaya || faktaperistiwanews.co – Knalpot hasil sitaan sebanyak 1000 knalpot brong yang tidak sesuai spesifikasi dijadikan monumen Suroboyo Wani. Ini merupakan inivasi untuk mengingatkan bahwa Surabaya bebas bising.
Acara peresmian Monumen Suroboyo Wani 1000 Knalpot Brong yang diadakan di batas Kota Surabaya tersebut dihadiri oleh, Walikota Surabaya, Kapolrestabes dan Wakapolrestabes Surabaya,Jajaran Kapolsek se Surabaya,OPD Pemerintah Kota Surabaya,Korem 084 dan Dandim 0832, Kajari Kota Surabaya, Ditlantas Polda Jatim, Kamis(1/8/2024).

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol. Pasma Royce mengatakan, bahwa monumen baru di kota ini bukan sekadar karya seni, melainkan simbol penegakan hukum yang penting.
Monumen tersebut menandai pelanggaran aturan lalu lintas yang serius, yaitu penggunaan knalpot brong.
“Pada awal 2024, monumen ini dibangun dari sekitar 2.000 lebih knalpot brong yang disita selama operasi penertiban dari awal Januari 2023 sampai Desember 2023.
Proses pembangunan berlangsung dari Januari 2024 hingga Juli 2024, dan kini monumen ini berdiri sebagai pengingat bagi masyarakat akan pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas,” ucapnya.
Monumen knalpot brong kini menjadi simbol nyata dari upaya penegakan hukum di Kota Surabaya, serta harapan untuk menciptakan lingkungan lalu lintas yang lebih tertib dan aman bagi semua warga kota Surabaya, pungkasnya.
Bapak Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, bahwa monumen knalpot yang baru saja diresmikan menjadi simbol sinergitas antara Polrestabes Surabaya dan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.
Monumen ini diharapkan mampu memberikan ketenangan dan kenyamanan bagi warga kota dari kebisingan yang selama ini mengganggu.
“InsyaAllah dengan adanya monumen ini bisa memberikan ketenangan dan kenyamanan dari kebisingan tersebut. Melalui monumen ini, selalu ada kekuatan untuk terus menjaga keamanan dan kenyamanan yang lebih baik di Kota Surabaya,” ucapnya.
Dengan dibangunnya monumen Suroboyo wani Pemkot Surabaya sangat berterima kasih pada Polrestabes Surabaya yang telah bekerja keras untuk memberi pendidikan kepada masyarakat Surabaya dan sekitarnya.
Bapak Wali Kota Surabaya menyampaikan berterima kasih banyak kepada Bapak Kapolrestabes Surabaya atas kerja keras yang telah dilakukan dan mengapresiasi kerja keras Polrestabes Surabaya yang sangat luar biasa. Mereka telah memberikan yang terbaik untuk selalu menjaga ketertiban dan kenyamanan di kota ini.
Bapak Wali Kota menambahkan, monumen knalpot ini diharapkan dapat menjadi ikon baru di Surabaya yang tidak hanya mempercantik kota.
“Tidak hanya sebagai tugu tetapi juga berfungsi sebagai pengingat akan pentingnya menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama,” pungkasnya. (jw)



