Ruwah Desa : Desa Banjar Kemantren adakan Gebyar Pagelaran Wayang Kulit

Redaksi FP News
2 Min Read

Sidoarjo || faktaperistiwanews.co – Ruwah Desa atau sedekah bumi adalah tradisi jawa yang harus dilestarikan turun temurun dari nenek moyang.
Biasanya dilaksanakan untuk mengenang dan mengirim doa kepada leluhur (Nenek Moyang).

Ruwah juga sering dianggap sebagai bulan baik untuk perayaan tradisi-tradisi yang bersifat adat, semisal Nyadran, Nayub, Wayang Kulit dan sebagainya. Acra ini biasanya dilaksanakan setahun sekali, yang dimana berupa Tasyakuran dengan menyediakan Tumpeng.

Kali ini Desa Banjar Kemantren Kecamatan Buduran Kabupten Sidoarjo melaksanakan Ruwah Desa dengan pertunjukan pentas seni remo, campur sari dan Wayang Kulit dengan lakon ” Peri Kesit Jumeneng Ati ” dengan Dalang Ki Surono Gondo Taruno dari Tarik Sidoarjo, 2/3/2024.

Kegiatan ini dilaksanakan di pendopo Desa Banjar Kemantren dengan dihadiri oleh, Ibu Kepala Desa Erni Filliawati, Camat Buduran, Polsek, Koramil Buduran, perangkat Desa, Tokoh masyarakat dan Warga masyarakat Desa setempat juga Warga Desa lainnya.

Sebagai bentuk rasa syukur kepada sang pencipta karena telah diberi kelimpahan hasil pertanian dan hasil dari bumi lainnya warga Desa Banjar Kemantren, serta bentuk kepedulian dan kerja semangat Ibu Kepala Desa bisa menggelar Sedekah Bumi atau Ruwah Desa.

Menurut Ibu Erni Filliawati selaku Kepala Desa, selain sebagai ucapan rasa syukur, tradisi ruwah desa juga digelar sebagai bentuk rasa kebersamaan kepada sesama dengan memberikan sedekah atau sodaqoh berupa makanan.

Selain sebagai rasa syukur kepada sang pencipta, sedekah bumi atau ruwah desa juga merupakan wujud dalam pelestarian budaya yang sudah dilakukan turun temurun, yang mana kata orang-orang terdahulu sedekah bumi dapat menolak bencana (balak) atau menjauhkan dari musibah karena sedekah bumi atau ruwah desa sama dengan memberi sodaqoh.

Tradisi ini dilakukan setiap satu tahun sekali yang diramaikan dan dihadiri oleh ratusan warga dan masyarakat umum lainnya, karena Ruwah Desa adalah budaya masyarakat yang sudah dilakukan sejak lama dan menimbulkan efek positif supaya bisa bersilaturahmi antar warga desa, juga menciptakan ke eratan warga desa dalam membangun Pemerintah desa yang unggul, maju, program-program Desa bisa terlaksana dan tertata dengan baik.(jw)

Share This Article