KRIAN SIDOARJO || faktaperistiwanews.co – wakil bupati Sidoarjo Sidak pembangunan jembatan antara desa keraton kedesa kemangsen KRIAN dan di dampingi pak Niksar selaku DPR
Kamis 22/9/22 kecamatan Krian ,Sidoarjo , berjalan lamban. dalam pelaksanaan mulai 31 Mei sampai dengan 26 November 2922
wakil bupati menyatakan perkerjaan ini sangat lamban penilaian dari wakil bupati pekerjaan Uda berjalan 23 persen , padahal jembatan ini harus selesai 26 November ,
himbauan wakil bupati seharusnya dari pihak kecamatan dan kelurahan harus ikut mengawasi pekerjaan ini , kasihan warga sehingga tidak bisa lewat baik yang bekerja maupun yang sekolah ulasnya ,
seharusnya pelaksanaan ini Uda berjalan 40 persen , hal ini hanya 23 persen kata wakil bupati Subandi Sidoarjo dengan nada bijaksana , karena dikerjakan dengan cara manual dan alat beratnya tidak ada sama sekali ,
tekanan dari wakil bupati dan DPR jangan harap tahun depan bisa dapat tender lagi Uda beklis ini ungkapnya beliau .
Pertengahan September , progres jembatan hanya 23 persen dari seharusnya 40 persen. Saat ini progresnya 23 persen, dari target 80 persen.
“Kami sudah memberikan peringatan ulasnya , kata DPR bapak M Nizar menghimbau dengan nada bicara kecewa ,
akan diberi surat peringatan bila tidak bisa kerjakan dengan maksimal
dengan dikawal Kanit Intel beserta anggota Koramil dari Krian
Pengerjaan dimulai sejak 31 Mei hingga 26 November 2022 nanti. Nilai kontrak jembatan itu mencapai Rp 1.929.729.470 ,77 juta.
Dikerjakan oleh CV CITRA DEKA ,dengan pengawas konsultan PT KARYA NUGRAHA NUSANTARA .
Harapan wakil bupati Sidoarjo bapak Subandi
janganlah mengecewakan bupati Sidoarjo
bila hal ini tidak selesai dengan target , pasti PT ini kami beklis Ungkapnya ( Anang )