Oleh : Diana Hertati, Indira Arundinasari, Eka Dyar Wahyuni
SIDOARJO || faktaperistiwanews.co – Manajemen keuangan memiliki peran yang sangat penting dalam BUMDes. BUMDes adalah lembaga usaha desa yang dikelola oleh masyarakat dan pemerintah desa dalam upaya memperkuat perekonomian desa dan dibentuk berdasarkan kebutuhan dan potensi desa. Menurut UU Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, desa memiliki kuasa untuk mendirikan badan usaha sesuai dengan potensi dan kebutuhan desa yang bersangkutan. Begitupun yang telah dikemukakan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi telah menyebutkan jika pada tahun 2019 jumlah Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di seluruh Indonesia. mencapai 39 ribu dari 74.910 desa di seluruh Indonesia.
Di Provinsi Jawa Timur pada tahun 2021 setidaknya terdapat 6,118 Unit BUMDes berstatus aktif.
Desa Lebo pada kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo menjadi salah satu desa maju dan berstatus aktif yang berada di provinsi Jawa Timur, Desa Lebo mempunyai beberapa prestasi yakni bisa melakukan pengelolaan Dana Desa (DD) sehingga memberikan sumbangsih terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp 100 Juta per tahun. Diantaranya memanfaatkan Tanah Kas Desa (TKD) seluas 8,5 Hektar untuk dibangun menjadi Pujasera. Bagaikan gayung bersambut akan pengelolaan anggaran yang lebih baik, maka tim Pengabdian Masyarakat UPN Veteran Jawa Timur yang diketuai oleh Dr. Diana Hertati, M.Si , Eka Dyar Wahyuni, S.Kom., M.Kom , Indira Arundinasari, S.AP.,M.AP. beserta beberapa dosen Prodi Administrasi Publik dan mahasiswa yang berperan aktif juga untuk membantu melakukan Pelatihan pengelolaan keuangan unit usaha simpan pinjam dengan Aplikasi LAKSIDES (Laporan Keuangan Simpan Pinjam BUMDes) sebagai upaya memberikan pengetahuan kepada Masyarakat Desa Lebo dalam penggunaan aplikasi penganggaran tersebut.
” Tidak hanya edukasi dan pelatihan pengelolaan keuangan saja, tetapi tim pengabdian juga bertanggung jawab untuk melakukan Kegiatan pendampingan terhadap Masyarakat Desa Lebo pasca pelatihan terutama penggunaan aplikasi LAKSIDES dalam pengelolaan keuangan unit usaha simpan pinjam BUMDes sehingga diharapkan dengan adanya Kerjasama dan pelatihan yang digawangi oleh tim pengabdian Masyarakat ini bisa menjadikan Desa Lebo semakin mengepakkan sayapnya dalam mengelola anggarannya secara transparan dan dapat dirasakan manfaatnya oleh khalayak khususnya Masyarakat Desa Lebo di era digital ini.(red)