Warning

: Trying to access array offset on false in /home/anakkote/faktaperistiwanews.co/wp-content/themes/publisher/includes/libs/bs-theme-core/theme-helpers/template-content.php on line 1164

Warning: Trying to access array offset on false in /home/anakkote/faktaperistiwanews.co/wp-content/themes/publisher/includes/libs/bs-theme-core/theme-helpers/template-content.php on line 1165

Warning: Trying to access array offset on false in /home/anakkote/faktaperistiwanews.co/wp-content/themes/publisher/includes/libs/bs-theme-core/theme-helpers/template-content.php on line 1166

Warning: Trying to access array offset on false in /home/anakkote/faktaperistiwanews.co/wp-content/themes/publisher/includes/libs/bs-theme-core/theme-helpers/template-content.php on line 1177

Sekolah Mulai Gelar PTM 100%, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri Himbau Tetap Patuhi Prokes

Kediri, faktaperistiwanews.co.id – Sekolah tingkat SD sampai dengan tingkat SMA mulai menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan kapasitas 100%. Artinya seluruh siswa setiap hari akan memulai kegiatan pembelajaran bertempat di Sekolah rutin setiap harinya, namun tetap dalam sesi pembelajaran yang diatur oleh masing-masing Sekolah dan harus menjalankan protokol kesehatan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri Drs. Sujud Winarko, MM, ketika ditemui menyampaikan bahwa untuk semester 2 tahun ajaran 2021/2022 sesuai SKB 4 Menteri, bahwa PTM 100% harus segera dilaksanakan namun tetap harus mematuhi protokol kesehatan. Rabu, (05/01/2022)

Sujud juga menyampaikan adapun kriteria atau aturan untuk dapat melaksanakan kegiatan PTM 100% di daerah antara lain, guru atau tenaga pendidik sebanyak 80% harus sudah melakukan vaksin dosis 1 dan 2, di Kabupaten Kediri sudah mencapai 93%. Untuk siswa tingkat SMP juga hampir mencapai 90% sudah divaksin.

“Selain itu ada aturan juga apabila lansia di daerah sudah divaksin sebanyak 50%, sedangkan di Kabupaten Kediri sudah mendekati 70%. Dari beberapa kriteria tersebut akhirnya Kabupaten Kediri diperbolehkan untuk melakukan PTM 100%,” ujar Sujud ketika menerangkan ke media ini.

Sekolah memang mewajibkan 100% siswa-siswinya mengikuti PTM, namun Sujud mengungkapkan tetap dibatasi dengan maksimal 6 jam pelajaran saja, kalaupun ada sekolah memiliki murid yang banyak tentu harus dibagi dalam dua sesi pembelajaran.

Dengan diadakan PTM 100%, protokol kesehatan harus tetap dipatuhi dan tenaga pendidik juga terus mengawasi siswa-siswinya untuk tidak melanggar protokol kesehatan. Disamping itu, seluruh sekolah juga sudah menyediakan posko covid, masker, tempat cuci tangan dan juga handsanitizer. (88GG)

covid 19Dinas Pendidikan Kabupaten KedirikediriPembelajaran Tatap MukaPTM 100 %Sujud Winarko