Renyahnya Molen Bakar Segitiga Khas Genteng Sehari Bisa Terjual Ratusan Biji

Banyuwangi || faktaperistiwanews.co – Seorang penjual molen bakar siang itu tampak mendorong gerobaknya di Jalan Gajah Mada Kecamatan Genteng Kabupaten Banyuwangi, Ia kemudian menepikan gerobaknya dan mangkal di depan deretan ruko yang ada di lokasi tersebut.

Ia adalah Hendrik(32), yang setiap harinya mengkal di kawasan Jalan Gaja Mada Genteng menjual molen bakar. Menurutnya, molen bakar yang ia jual berbeda dengan molen biasanya. Kue isi pisang yang sering dibentuk membulat dan digoreng itu, dibentuk segitiga dan diberi isian cokelat di dalamnya, lalu dibakar menggunakan mesin oven.

“Rasanya ngaruh, lebih renyah dibakar daripada digoreng. Terus lebih kriuk dan manis. Sejauh ini banyak peminatnya, Alhamdulilah,” katanya pada awak media Rabo 24/05/2023

Molen bakar yang dijualnya harganya Rp 5 ribu. Di sana pembeli memilih varian rasa, yakni ada taburan cokelat dan keju. Dalam sehari, ia dapat menghabiskan puluan biji molen bakar.

“Alhamdulillah sejauh ini tidak pernah sepi. Sehari bisa habis 50-100 biji molen bakar. Pas ramainya hari Sabtu dan Minggu kalau ada di alun-alun Genteng atau RTH Genteng

Hendrik menerangkan, selain dirinya juga ada beberapa penjual molen bakar yang mengunakan gerobak dorong lainnya di Genteng

Hendrik menjelaskan, ia kerap mendapatkan tawaran orderan untuk acara-acara tertentu, seperti perayaan ulang tahun dan syukuran. Setiap harinya, ia mangkal mulai pukul 8.00-13.00 WIB.

“Sering dipesan untuk acara-acara tertentu, seperti ulang tahun dan syukuran. Cara pemesanan bisa lewat nomor WhatsApp 081234515666 sebutnya.

Ia pun menceritakan awal mula dirinya berjualan molen bakar. Ia mengatakan, menjual molen bakar di Genteng udah lima bulan Sebelumnya, ia juga sempat berjualan di beberapa kota, seperti Banyuwangi

“Ya, namanya cari uang buat kebutuhan

Menurutnya, merantau dari kota ke kota, demi mencukupi kebutuhan keluarganya yang saat ini tinggal di Genteng Banyuwangi

Setiap hari Hendrik memulai berjualan pukul 8.00-13.00 WIB. Ketika molen bakarnya telah habis, ia akan mengabari pihak distributor yang Yang berada di Genteng

“Saya tidak buat sendiri, tapi setoran, tempatnya ada di Jalan Genteng Kalau sudah habis biasanya nanti ada yang antar,” imbuhnya (Bah-Man)