Surabaya || faktaperistiwanews.co – Menjelang penerimaan peserta didik baru (PPDB), DPRD Surabaya memelototi segala persiapan yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Surabaya.
Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Juliana Evawati, misalnya. Menurutnya, PPDB tahun ini diharapkan jangan sampai ada yang tidak mengenyam pendidikan formal di sekolah.
”Khawatirnya, anak sekarang masih ingin sekolah di negeri. Pokoknya negeri, sementara ada sekolah swasta. Sama-sama berkualitas kok lalu ada juga program beasiswa dari Pemkot Surabaya,” jelas Juliana kepada FP News, Minggu (30/4)
Karena itu, politisi perempuan Fraksi PAN Surabaya sekaligus Ketua Perempuan Amanat Jawa Timur meminta agar Pemkot Surabaya perlu menyosialisasikan kepada masyarakat.
”Tentang apa sosialisasinya? Tentang sekolah swasta dan negeri itu sama,” imbuh Juliana.
Kemudian, anggota Badan Pembentukan Perda DPRD Surabaya itu juga menyoroti perihal zonasi di sekolah Surabaya yang belum merata. Perlu skema khusus, terutama rumah warga yang hampir 1 kilometer tidak ada sekolah negeri.
”Saya usul juga, kalau jalur prestasi (japres) itu diperbesar kuotanya. Agar ada jiwa kompetitif di anak-anak Surabaya. Kita Kota Pahlawan, gairah berperang untuk mendapatkan sesuatu harus ada termasuk perang dalam hal positif,” papar Juliana Evawati yang sekaligus mantan Ning Suroboyo. (uzi/red)