Makale || faktaperistiwanews.co – 25 April 2026, Ribuan Warga tana Toraja berkumpul serentak pada Sabtu pagi ini, pukul 08.00 WiTA untuk menggelar aksi damai dan doa bersama di dua titik utama, yaitu Bundaran kolam plaza Makale dan Lapangan Bakti Rantepao. Kegiatan ini digelar sebagai bentuk keprihatinan dan menolak tegas terhadap maraknya”Penyakit Sosial” seperti Narkoba, perjudian, dan pergaulan bebas yang dinilai mengancam masa depan generasi muda di wilayah Toraja.
Aksi ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, dan unsur pemerintahan, menunjukkan persatuan dalam menghadapi masalah bersama. Di antara yang hadir adalah Bupati tana toraja dr. Zadrak tombeg, Sp, A, jajaran kepolisian Resor (Polres) Tana Toraja, AKBP Budi Hermawan, Ketua Tim Penggerak PKK kabupaten Tana toraja, Dr. Erni Yetti Rima SKM.M.Kes , DPR.RI Irjen Paul Frederik Kala’lembang, dan seluruh kecamatan, korps pegawai Republik Indonesia Tokoh-tokoh agama, serta masyarakat umum dari berbagai pelosok daerah.
Dalam kegiatan tersebut, peserta membawa spanduk dan orasi yang menyeruhkan kesadaran kolektif menjauhkan diri dari pengaruh negatif serta mendorong penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku tindak pidana terkait penyakit sosial. Doa bersama yang dipimpin oleh perwakilan lintas agama menjadi momen sakral yang menyatukan hati dan harapan agar tana Toraja kembali menjadi daerah yang aman sehat dan bermartabat.
Bupati Zadrak Tombeg dalam sambutanya menyampaikan apresiasi atas partisipasi masyarakat dan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk kerja sama semua pihak dalam upaya pencegahan dan penanganan masalah sosial tersebut. “Kita tidak bisa membiarkan hal-hal ini terus terjadi. Pemerintah, aparat, keamanan, toko agama, dan masyarakat harus bahu membahu menjaga nilai-nilai luhur dan melindungi generasi penerus kita” ujarnya.
Di lanjutkan Kapolres Tana Toraja AKBP. Budi Hermawan dalam sambutannya menegaskan bahwa kepolisian tidak akan main-main dalam menindak pelaku kecahatan ” kami mengapresiasi dukungan masyarakat. Polres Tana Toraja berkomitmen penuh untuk menindak tegas siapapun yang terbukti terlibat dalam peredaran narkoba, penjudian, dan tindakan asusila, Tampa melihat jabatan atau latar belakang kami mengajak masyarakat, untuk aktif menjadi mata dan telinga kepolisian dengan melaporkan setiap indikasi kecahatan di lingkungan masing masing,” tegasnya
” Sementara itu, ketua TP. PKK Dr. Erni Yetti Riman SKM.M.Kes.menambahkan masalah pergaulan bebas dan narkoba tidak bisa ditangani hanya oleh aparat, tapi harus dimulai dari rumah melalui gerakan PKK, kami akan terus menggalakkan pembinaan keluarga yang harmonis dan beraklak mulai dari ibu-ibu harus sigap mengawasi dan membimbing anak anak agar tidak terjerumus ke jalan yang salah. mari kita selamatkan masa depan mereka, ujarnya” kegiatan berlangsung dengan tertib dan damai, menjadi bukti nyata bahwa kepedulian di hati masyarakat tana toraja.(Benyamin)