Nurhadi NasDem Dorong Pemerintah Dalam Jemput Era Digitalisasi

Kediri || Faktaperistiwanews.co, – Nurhadi DPR RI dihadapan jurnalis seusai menggelar sosialisasi pemanfaatan telemedisin bersama Kemenkes RI kepada masyarakat di Gedung Annawawiyyah, Ringinagung, Desa Keling, Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri, Sabtu (10/6/2023).

Dalam Sosialisasi ini dihadiri Nurhadi S.Pd Anggota Komisi IX DPR RI, Nana Suryana, S.Kom, M. Sc., (Ketua Tim Kerja Keamanan Informasi Pusdatin Kemenkes), drg. Benny Anggarbito S., M. Kes, Analis Kesehatan /staf PKR Dinkes Provinsi Jawa Timur, dr. Bambang Triyono Putro, Pembina / IVa
Kabid Pencegahan & Pengendalian Penyakit Dinkes Kab. Kediri Khusnul Arif, S.Sos. Anggota DPRD Kab. Kediri, KH. Rofi’i Lukman, S.Pd.I (Tokoh Masyarakat) serta ratusan masyarakat Kec Kepung.

“Nurhadi Menyampaikan, dalam menjemput era digitalisasi, tentu kita ketahui bersama, bahwa Indonesia tahun 2030 akan mengalami bonus demografi, dimana jumlah usia millennial rakyat Indonesia itu di atas 60% mendekati 70%,” kata Nurhadi.

“Artinya apa? Kalau usia millennial seperti itu pasti mereka ini tidak gagap lagi terkait teknologi alias hp (handphone) itu pasti punya, dan kita dorong Kementerian Kesehatan mulai sosialisasikan dari sekarang terkait telemedisin ini,” sambung Nurhadi.

“Bagaimana nanti ini telemedisin ini, bisa dimodifikasi sesuai dengan kemampuan dari pemerintah daerah masing-masing termasuk di sisi lain keberadaan jumlah SDM (Sumber Daya Manusia),” jelas Nurhadi.

Diungkapkan Nurhadi, “Karena telemedisin ini kalau bisa konsultasi ini yang menjawab dokter bukan mesin, bukan otomatis mesin dan harus dokter.”

“ Kalau telemedisin itu 24 jam berarti kan ada yang harus standby 24 jam , dan kita dorong Kementerian Kesehatan untuk memberi keleluasaan bagi pemerintah daerah membikin telemedisin-telemedisin sesuai kearifan lokal,” terang Nurhadi.
Nurhadi menambahkan, “Kita dorong untuk pemerintah daerah ini untuk memodifikasi program telemedisin ini agar supaya menuju Indonesia sehat, menuju Kabupaten Kediri sehat ini bisa terwujud.”

Dalam materi sosialisasi yang dimaksud program telemedisin merupakan diagnosis, perawatan dan pengobatan pasien jarak jauh menggunakan teknologi komunikasi digital.
Solusi atas masalah jarak dan geografis dalam layanan kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat luas. Manfaat layanan telemedisin yaitu pasien tidak perlu datang langsung ke fasilitas pelayanan kesehatan (rumah sakit/puskesmas) untuk mendapatkan layanan konsultasi medis. (Ban)